Gerombolan MIT, Kapolri: Tembak Mati Saja

Senin, 30 November 2020 | 21:15 WIB
FA
YD
Penulis: Farouk Arnaz | Editor: YUD
Ibadah pelepasan jenazah korban penyerangan di Desa Lemban Tongoa, Palolo, Kabupaten Sigi, Sulteng dipimpin Komandan Divisi Palu Timur, Gereja Bala Keselamatan Palu, Mayor Erik Kape, Sabtu (28/11/2020).
Ibadah pelepasan jenazah korban penyerangan di Desa Lemban Tongoa, Palolo, Kabupaten Sigi, Sulteng dipimpin Komandan Divisi Palu Timur, Gereja Bala Keselamatan Palu, Mayor Erik Kape, Sabtu (28/11/2020). (istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Kapolri Jenderal Idham Azis akhirnya bersuara pasca penbantaian satu keluarga di Dusun 5 Lewonu Desa Lemba Tongoa, Palolo, Kabupaten Sigi, Sulteng, Jumat (27/11/2020).

"Saya sudah bilang ke anggota, tindak tegas mereka. Jika ketemu lalu mereka melawan, tembak mati saja," ujar Idham melalui keterangan tertulis, Senin (30/11/2020).

Idham juga mengaku sudah menerjunkan Satuan Tugas (Satgas) Tinombala untuk mencari kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.

"Negara tidak boleh kalah dengan kelompok teror yang sudah melakukan tindakan pembunuhan terhadap masyarakat apapun dalihnya. Kita akan cari sejumlah tempat yang selama ini jadi persembunyian kelompok Ali Kalora," tegasnya.

Seperti diberitakan jaringan MIT beraksi menghabisi satu keluarga berjumlah empat orang di Sigi, Sulawesi Tengah. Mereka adalah kepala keluarga bernama Yasa. Korban lainnya adalah istri Yasa, putri Yasa, dan menantu Yasa.

Para korban dipenggal kepalanya dan enam rumah dibakar termasuk rumah yang dijadikan tempat ibadah atau pelayanan umat. 40 kilogram beras korban juga diambil.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon