KPU Akan Gelar Deklarasi Kampanye Pemilukada Damai

Jumat, 7 September 2012 | 22:34 WIB
LS
B
Pelajar mengamati brosur yang dibagikan oleh Komisi Pemilihan Umum Provinsi DKI Jakarta sebelum pengenalan proses pemilihan umum kepala daerah di SMK 38 Jakarta. FOTO: Safir Makki/ JAKARTA GLOBE
Pelajar mengamati brosur yang dibagikan oleh Komisi Pemilihan Umum Provinsi DKI Jakarta sebelum pengenalan proses pemilihan umum kepala daerah di SMK 38 Jakarta. FOTO: Safir Makki/ JAKARTA GLOBE
Deklarasi diharapkan sapat menghentikan kampanye berbau Suku, Agama, Ras dan Antar golongan (SARA) yang marak di Jakarta

Untuk menjamin pelaksanaan pemilukada putaran kedua berjalan dengan baik, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta, kembali menggelar penandatanganan prasasti Deklarasi Kampanye Damai untuk Pemilukada DKI putaran kedua.

Deklarasi Pemilukada Damai ini akan dimulai sebelum masa kampanye, yaitu pada tanggal 13 September 2012.

Ketua Pokja Kampanye KPU Provinsi DKI Jakarta Suhartono menegaskan, dengan adanya Deklarasi Pemilukada Damai dapat menghentikan kampanye berbau Suku, Agama, Ras dan Antar golongan (SARA) yang sedang marak di Jakarta.

Sehingga kampanye bisa berjalan dengan lancar, tertib dan damai.

“Kami ingin pemilukada putaran kedua berjalan damai seperti putaran pertama. Tidak ada yang hal-hal yang dapat mengganggu keamanan dan kedamaian kota Jakarta,” kata Suhartono, Jakarta.

Terkait tempat pendeklarasian tersebut, Suhartono mengaku masih dibahas oleh KPU Provinsi DKI Jakarta.

Namun, salah satu kandidat tempat yang diajukan saat ini adalah kawasan Monas, Jakarta Pusat.

“Lagi dibahas lokasinya. Tetapi rencananya sih mau diadakan di Monas,” ujarnya.

Dalam deklarasi kampanye damai, selain kedua pasangan calon, KPU DKI Jakarta juga mengundang pimpinan lembaga pemerintahan, seperti DPR, MPR, DPD, Kemenpolhukam, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Mahkamah Konstitusi, dan stakteholder terkait di Pemprov DKI Jakarta.

Selain itu, hal ini juga untuk mengingatkan pasangan calon yang lolos diputaran kedua mengenai siap menang dan siap kalah.

Namun dia, belum bisa memastikan apakah kedua pasangan bisa hadir dalam deklarasi damai ini.

Terhadap rencana Deklarasi Kampanye Damai tersebut, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo yang merupakan calon incumbent belum bisa memastikan kehadirannya, dalam acara tersebut.

Mengingat jadwal sebagai kepala daerah Provinsi DKI Jakarta cukup padat.

“Dilihat dulu jadwal gubernur, karena saya kan gubernur. Tapi yang pasti saya pro deklarasi kampanye damai,” ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon