Atlet Keluhkan Mahalnya Makanan di Arena PON

Minggu, 9 September 2012 | 14:54 WIB
AD
B
Penulis: Antara/ Yudo Dahono | Editor: B1
PON Riau XVIII. (ponriau2012.com)
PON Riau XVIII. (ponriau2012.com)
Harga makanan ringan yang dijajakan di sekitar arena PON XVIII/2012 mencapai lima kali lipat dari harga normal.

Kontingen dari luar Riau mengeluhkan mahalnya harga makanan jajanan, seperti kue risoles yang mencapai Rp5 ribu/buah hingga Rp15 ribu untuk dua bakwan kuah. Makanan tersebut dijual sekitar arena biliar Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012, Riau.

"Harga makanan dan minuman yang dijual di sekitar arena biliar misalnya cukup mahal atau lima kali lipat dari harga normal, seperti harga kue risoles Rp5 ribu/buah, padahal normalnya paling Rp1.000/buah," kata Staf KONI Provinsi Jogjakarta Margono di Pekanbaru, hari ini, Minggu (9/9).

Ia menjelaskan, boleh-boleh saja pihak penjual mengambil untung, tetapi jangan terlalu tinggi sehingga memberatkan tamu atau kontingen dari berbagai daerah lainnya.

Sementara itu, Yuniardi salah seorang wartawan Rakyat Kalimantan Barat menyatakan, mahalnya harga jajanan yang dijual di sekitar arena biliar dan bowling cukup memberatkannya.

"Saku kami akan semakin tipis kalau harga makanan dan minuman pada setiap arena yang ada pada PON XVIII Riau terlalu mahal," ujarnya.

Yuniardi menjelaskan, mulai dari ongkos sewa motor untuk liputan sebesar Rp50 ribu/hari sudah termasuk beli bahan bakar minyak. Sementara itu biaya makan tiga kali sehari Rp60 ribu, rokok dua bungkus Rp20 ribu, sehingga pengeluarannya mencapai Rp100 ribu/hari.

"Kalau begini terus, maka uang saku saya yang diberi kantor tidak akan cukup," keluhnya.

Hal senada juga dikeluhkan oleh, Yusrizal salah seorang wartawan KCTV Pontianak, televisi lokal di Kalimantan Barat.

"Mahalnya harga kue, air minum dan lain sebagainya di sekitar arena biliar dan bowling, membuat saya dan teman-teman harus berhemat," ujarnya.

Menurut dia, ia dan rekan-rekannya satu profesi dari Kalbar dengan terpaksa berhemat, seperti mengambil jatah nasi kotak yang disediakan oleh tuan rumah di Media Center Utama.

"Kalau tidak pandai-pandai saya kehabisan uang, sementara saya dan rekan-rekan meliput kegiatan PON XVIII di Riau sekitar dua minggu," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon