Ditjen Hubdat Kukuhkan Puluhan Marine Inspector
Selasa, 15 Desember 2020 | 16:42 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perhubungan (Kemhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) telah mengukuhkan 63 marine inspector di Hotel Horison Grand Serpong, Tangerang, Selasa (15/12/2020).
Sejumlah personil Ditjen Hubdat telah menerima diklat dan bimbingan teknis dari Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Laut (BP2TL) Ditjen Perhubungan Laut, Biro Klasifikasi Indonesia dan Politeknik Transportasi SDP Palembang.
Seiring dengan kegiatan ini, dilakukan Sosialisasi Pelaksanaan Fungsi Pengawasan Operasional TSDP, pengukuhan serta penyematan pin syahbandar SDP. Selain puluhan marine inspector, pengukuhan juga dilakukan terhadap 57 asisten marine inspector, 54 orang ahli ukur kapal, 60 orang syahbandar, dan 60 orang syahbandar pembantu.
Menurut Dirjen Hubdat Budi Setiyadi, kompetensi yang ada di Direktorat TSDP ini merupakan hal baru dan wujud dari implementasi Permenhub No 112 Tahun 2018 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kemhub.
"Saya kira keahlian kompetensi ini memang baru di kita. Jangan kemudian setelah menerima penugasan ini kita euforia, merasa senang atau merasa tidak sesuai dengan apa yang kita kerjakan. Di satu sisi, ini hikmah dan amanah yang diberikan kepada kita untuk kita jalankan dengan maksimal dan berdedikasi," kata Budi.
"Harapan saya setelah ini kita jangan tinggal diam, kita tunjukkan pada pelaku industri sungai, danau, dan penyeberangan bahwa kita mampu melaksanakan ini," pesannya.
Budi berharap, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) sebagai ujung tombak petugas di syahbandar bisa menciptakan program yang aktual dan implementatif. Dengan ini, bisa mengasah keterampilan petugas sehingga maksimal dalam memberikan pelayanan.
"Sampai saat ini fungsi keselamatan dan keamanan TSDP belum dapat dilaksanakan Ditjen Hubdat sepenuhnya karena masih mempersiapkan regulasi, kompetensi, sarana, prasarana, dan penganggaran kelembagaan. Dengan pelantikan ini, kita harapkan dapat menunjukkan tanggung jawab dan kemampuan kita," kata Budi.
"Saya minta kepada BPTD yang memiliki wilayah sungai dan danau untuk mengoptimalkan bagi kepentingan masyarakat. Mulai tahun depan 2021, kita akan banyak perencanaan pembangunan dermaga untuk sungai dan danau, kalau penyeberangan mungkin tinggal kita kembalikan di sisi terminalnya," kata Budi.
Di tahun 2021, lanjutnya, fokus pembangunan Ditjen Hubdat akan mengarah pada sungai dan danau.
"Saya minta bagi Direktorat TSDP untuk meneruskan pembangunan beberapa regulasi di bidang TSDP. Saya minta para kepala BPTD agar berkoordinasi dengan baik kepada semua stakeholder di wilayah kerjanya, termasuk meminta bantuan teknis dengan Direktorat TSDP terutama yang berkaitan dengan pengawasan lautan kapal SDP dan penegakan hukum SDP," tutup Budi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




