Penerapan CHSE Jadi Stimulus Pariwisata di Tengah Pandemi
Selasa, 22 Desember 2020 | 17:19 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kota Administrasi Jakarta Selatan menggelar kegiatan bimbingan teknis CHSE (clean, health, safety & environment) bagi para pengusaha industri pariwisata hotel dan restoran yang berada di Jakarta Selatan.
Bimbingan teknis ini, digelar dalam rangka menunjang kegiatan usaha wisata agar tetap berjalan sesuai protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. Acara yang diikuti 300 peserta ini, digelar di Hotel Amos Cozy, Melawai, Jakarta Selatan.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Sudin Parekraf Jakarta Selatan, Rus Suharto mengatakan, pandemi Covid-19 telah mengubah paradigma masyarakat, dimana faktor kesehatan, keamanan, dan keselamatan menjadi pertimbangan dalam menentukan pilihan atau tujuan wisata.
"Artinya, pengembangan pariwisata harus memperhatikan dan membangun semua aspek pariwisata dan ekonomi kreatif menuju quality tourism. Sehingga diharapkan, quality tourism ini berdampak kepada kita, membuat wisatawan menjadi lebih betah di destinasi, jadi staying lebih lama dan spending lebih banyak," ujar Rus Suharto, Selasa (22/12/2020).
Rus mengatakan, Sudin Parekraf Jakarta Selatan mengharapkan kerja sama yang baik dari industri pariwisata, khususnya pengelola hotel dan restoran untuk selalu berkomitmen dalam menerapkan adaptasi kebiasaan baru dengan aman dan nyaman. "Pasalnya, pandemi ini menekan dan berdampak yang besar terhadap semua aspek kehidupan terlebih kepada industri pariwisata di Jakarta Selatan," katanya.
Rus juga meminta semua pihak yang terlibat dalam industri ini mengimplementasikan penerapan protokol kesehatan sebaik-baiknya. "Kami akan terus memberikan dukungan kepada industri pariwisata yang ada di Jakarta Selatan, serta menghadirkan inovasi-inovasi yang niscaya memberikan harapan yang lebih baik," imbuhnya.
Sampai saat ini, kata Rus, Sudin Parekraf Jakarta Selatan telah mengusulkan sejumlah hotel dan 560 resto yang akan mendapatkan dana stimulus dan beberapa jenis alat kesehatan berbentuk 1.500 thermo gun, 2.000 masker dan 100 face shield yang akan disalurkan melalui JTF sebagai salah satu mitra Sudin Parekraf Jakarta Selatan.
"Dengan memberikan bimbingan teknis melalui kegiatan ini, kami berharap industri hotel dan restoran tidak menyalahagunakan fungsinya, sehingga tidak ada lagi klaster baru di Jakarta Selatan," tegas Rus Suharto.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




