Libur Natal dan Tahun Baru
Libur Natal dan Tahun Baru, Polda Metro Bangun 30 Pos Pelayanan Plus
Selasa, 22 Desember 2020 | 21:38 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya, membangun 30 pos pelayanan plus dalam Operasi Lilin Jaya 2020 terkait pengamanan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, di Jakarta dan sekitarnya. Pos tersebut, menyediakan pelayanan rapid test Covid-19 gratis bagi masyarakat.
"Untuk kegiatan Operasi Lilin Jaya, kemarin sudah saya sampaikan ada beberapa pos keamanan yang kita siapkan, kemudian 30 pos pelayanan. Memang ada sedikit penambahan yang sifatnya lebih beda dengan operasi-operasi lilin yang lalu. Karena di masa pandemi Covid-19 ini kita membuat suatu pos pelayanan yang plus. Kenapa dikatakan plus di sini kita siapkan pos pelayanan rapid test anti bodi dan swab antigen gratis. Termasuk drive thru di situ," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, Selasa (22/12/2020).
Dikatakan Yusri, ada 30 pos pelayanan terdiri dari tujuh di wilayah DKI Jakarta dan 23 di perbatasan, termasuk di stasiun kereta, bandara, terminal, dan pelabuhan.
"Mudah-mudahan besok sudah bisa kita dirikan untuk membantu masyarakat, karena kita ketahui bersama beberapa masyarakat yang komplain dengan adanya antrean cukup panjang baik di bandara, stasiun kereta sehingga kadang-kadang menghambat mereka untuk berangkat karena waktunya sudah habis. Nah dalam hal ini Polda Metro Jaya bersama tim, kita akan siapkan beberapa pos-pos pelayanan di situ untuk melakukan rapid anti bodi dan swab antigen secara gratis," ungkapnya.
Yusri menyampaikan, di pos pelayanan nanti ada poliklinik dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya, dan akan mengeluarkan surat yang dapat dipakai untuk perjalanan.
"Iya (ada surat) karena di situ lengkap. Nanti semua di situ ada dari poliklinik, dari Biddokkes Polda Metro Jaya untuk mengeluarkan surat bebas, ini bentuk pelayanan yang kita lakukan. Ini pos pelayanan Operasi Lilin Jaya plus, termasuk di situ operasi kemanusiaan yang kita kedepankan," katanya.
Menurut Yusri, petugas yang melakukan rapid test akan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, dan tersedia ambulans untuk membawa orang yang reaktif dirujuk ke rumah sakit terdekat.
Menyoal apakah ada kuota berapa orang yang bisa melaksanakan rapid test, Yusri belum memastikannya. Namun, akan diupayakan semaksimal mungkin.
"Kita upayakan semaksimal mungkin. Gratis yang kita siapkan untuk masyarakat. Iya siapa saja. Kita akan bangun pos-posnya. Malam ini kita sudah dirikan pos-posnya," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




