Ade Yasin Berharap Kader Ulama Berkontribusi untuk Pembangunan Masyarakat

Kamis, 24 Desember 2020 | 20:33 WIB
IC
IC
Penulis: Iman Rahman Cahyadi | Editor: CAH
Bupati Bogor Ade Yasin saat menghadiri Wisuda PKU XIV, Ijtima Ulama dan Pelantikan/Pengukuhan Pengurus MUI Kecamatan se-Kabupaten Bogor di Audiotorium Setda Kabupaten Bogor, Rabu, 23 Desember 2020.
Bupati Bogor Ade Yasin saat menghadiri Wisuda PKU XIV, Ijtima Ulama dan Pelantikan/Pengukuhan Pengurus MUI Kecamatan se-Kabupaten Bogor di Audiotorium Setda Kabupaten Bogor, Rabu, 23 Desember 2020. (istimewa)

Bogor, Beritasatu.com – Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan para kader ulama merupakan calon ulama masa depan. Mereka diharapkan mampu memberikan sumbangsihnya untuk pembangunan masyarakat yang berlandaskan kepada akhlaqul karimah dan pemahaman Islam wasathiyah. Ulama memiliki peran strategis untuk mewujudkan daerah yang Baldhatun Thoyyibatun Warabbun Ghofur.

Hal itu disampaikan Ade Yasin saat menghadiri Wisuda PKU XIV, Ijtima Ulama dan Pelantikan/Pengukuhan Pengurus MUI Kecamatan se-Kabupaten Bogor di Audiotorium Setda Kabupaten Bogor, Rabu (23/12/2020).

"Selamat kepada para peserta Pendidikan Kader Ulama (PKU) Angkatan ke-14 yang telah menyelesaikan masa pendidikannya juga kepada para pengurus MUI Kecamatan se-Kabupaten Bogor yang sudah dilantik/dikukuhkan semoga membawa semangat perubahan daan menambah kemaslahatan untuk masyarakat," kata Bupati Bogor, Ade Yasin.

"Ijtima Ulama ini merupakan momentum untuk memperkuat sinergi ulama dengan pemerintah (umara)," ungkapnya.

Ulama dan umara dikatakannya bagaikan satu badan yang harus bersinergi mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di segala bidang. Pembangunan bukan hanya fisik semata, tetapi juga pembangunan non fisik yaitu bathin.

"Dengan pembangunan non fisik seperti akhlaqul karimah, akidah ahlulussunnah wal jama’ah, berharap pembangunan sumber daya Kabupaten Bogor bisa paripurna dan berhasil," lanjutnya.

Ade Yasin pada kesempatan itu juga menyampaikan realisasi Program Pancakarsa khususnya Karsa Bogor Berkeadaban. Pertama bantuan hibah untuk 228 sarana keagamaan yang meliputi pondok pesantren, masjid, musala, majelis dan pura senilai Rp 12,5 miliar.

Kedua bantuan hibah senilai Rp 4,8 Miliar untuk 1.698 Amil dan 323 penyuluh agama Islam honorer yang digelontorkan melalui Kementerian Agama (Kemag) Kabupaten Bogor. Lalu ketiga bantuan insentif untuk 10.891 guru honorer senilai Rp 132 miliar, lalu hibah untuk 4.582 guru madrasah senilai  Rp 11 miliar dan Rp 6,8 miliar untuk 2.850 guru SD dan SMP.

Selain itu Pemkab Bogor juga telah mendistribusikan seragam sekolah bagi siswa miskin untuk jenjang SD Tahun 2020 sebanyak 108.000 siswa dengan anggaran Rp 16,2 miliar. Keempat, di tahun 2021 sudah dianggarkan dana insentif untuk 6.232 guru PAUD dan TPQ sebesar Rp 14,9 miliar dan bantuan laptop per Lembaga.

Ade Yasin juga mengatakan ada Program 1200 Beasiswa Pancakarsa untuk para Hafidz Quran.

"Ke depan kita ingin membangun Islamic Center dan Masjid Raya yang rencananya akan berlokasi di Pakansari Cibinong. Semua Program itu sebagai bentuk komitmen saya terhadap para alim ulama dengan mewujudkan Pancakarsa, Khususnya Karsa Bogor Berkeadaban," tutup Ade Yasin.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon