Kolaborasi Akhir Tahun, Deddy Corbuzier dan Gus Miftah Tausiah Bareng
Kamis, 31 Desember 2020 | 13:57 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Tahun 2020 tahun yang berat. Awal tahun, Ibu Kota dan berbagai wilayah di Indonesia diterjang banjir. Tidak berapa lama setelah banjir surut, virus corona yang sebelumnya mewabah di Tiongkok dan beberapa negara akhirnya sampai ke Indonesia.
Lantas, penasaran apa yang akan dilakukan seorang Deddy Corbuzier di Malam Tahun Baru 2020? Dia ternyata mengajak Gus Miftah berkolaborasi pada akhir tahun atau pada malam Tahun Baru 2021.
"Kan nggak boleh ada keramaian di mana-mana. Saya maunya kalaupun menemani Anda di iNews, saya jadi host!" ujar Deddy kepada Gus Miftah, Kamis (31/12/2020).
Di pengujung tahun 2020, Deddy rupanya akan bertausiah akhir tahun bersama Gus Miftah yang akan ditemani oleh dua anchor iNews, yakni Anisha Dasuki dan Fazilah Khairunnisa, Kamis, 31 Desember 2020 pukul 20.00 WIB secara langsung di stasiun televisi berita milik MNC Group, iNews.
WHO kemudian menetapkan status pandemi untuk wabah virus yang kemudian disebut dengan nama Covid-19. Sejak saat itu sampai di peghujung tahun ini seluruh dunia berada dalam kegentingan.
Hingga hari ini, jumlah kasus di seluruh dunia tercatat 82,1 juta dengan korban meninggal sebanyak 1,79 juta. Di Indonesia, total kasus terkonfirmasi positif sebanyak 727.122 pasien dan total ada 21.703 orang yang dinyatakan meninggal dunia.
Pandemi membuat banyak orang kehilangan harapan. Betapa tidak, pandemi Covid-19 bukan sekadar data, deretan angka, namun juga kehilangan nyawa.
Selain ancaman kesehatan, juga kemiskinan. Negara kita dan seantero dunia sedang tidak baik-baik saja. Negara masuk ke jurang resesi setelah 22 tahun melewati krisis. Ada 2,5 juta pekerja terancam PHK dan 9,77 juta pengangguran ada di Indonesia. Namun, kita tidak harus larut dalam pesimisme.
Tahun 2020 juga mencatat beberapa selebritas terjerat narkoba, prostitusi, dan pornografi. Terorisme masih terus terjadi, dunia politik riuh dengan pesta demokrasi meski sedang dihajar pandemi. Gunung merapi yang kembali erupsi, menteri terjaring korupsi, hingga gas air mata tumpah-ruah pada aksi demonstrasi besar yang menuntut hak asasi.
Kita patut merefleksi diri, memahami hidup hari ini benar-benar butuh energi. Gerbang 2021 sudah di pelupuk mata, Indonesia ayo kita bangkit bersama. Rakyat tidak akan pernah berhenti berdoa.
Menurut Gus Miftah, pandemi menjadi pedagogi dalam kehidupan kita hari ini. Saat kita bisa menimba ilmu sabar dan ikhlas sebaik menerima dan memaknai tahun ini dengan terus berjuang agar bisa bertahan.
"Jika Kartini mengajarkan habis gelap terbitlah terang, pandemi pun demikian, vaksin Covid-19 adalah harapan, kita hanya masih perlu sedikit bersabar," papar Gus Miftah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




