Cuci Mobil Sembilan Kali, Berhadiah Seks Gratis
Jumat, 14 September 2012 | 14:55 WIB
Pihak penyelenggara menyatakan hal tersebut sebagai bagain dari program loyalitas pelanggan.
Bisnis rumah bordil yang berkedok usaha cuci mobil di Kuala Lumpur harus berurusan dengan pihak kepolisian Malaysia karena dianggap telah melanggar hukum yang berlaku dinegara tersebut.
Pihak pengelola cuci mobil itu menggelar program yang agak 'nyeleneh' dengan memberikan bonus seks gratis untuk kalangan pelanggan yang mencuci mobilnya sebanyak sembilan kali berurutan dalam masa promosi.
Saat pelanggan mencuci mobilnya yang kesepuluh kali, pelanggan tersebut kemudian ditawarkan untuk menikmati hubungan seksual dengan perempuan pelacur sebagai "rasa terima kasih" atas kesetiaan mereka.
Seperti dikutip dari laman Malay Mail, pihak Kepolisian Nasional Selangor menyatakan bahwa mereka telah menangkap operator program dan lima orang pelanggan yang tengah berhubungan seks dengan pelacur, setelah mendapat informasi dari laporan masyarakat.
"Hal ini seharusnya merupakan operasi rutin biasa," kata Emmi Shah Fadhil, petugas polisi dari divisi pencegahan kejahatan Selangor. "Tim kemudian menemukan bahwa pelanggan yang mengirim mobil mereka ke tempat cuci mobil diberikan kartu loyalitas untuk mendapat bonus khusus," tambahnya.
Menurut Emil, saat pihak berwenang menggerebek tempat tersebut, mereka menemukan sembilan perempuan asal Vietnam di belakang bangunan dan gudang.
Kesemua perempuan tersebut diketahui tidak memiliki izin kerja resmi dan dibawa ke rumah tahanan kepolisian Selangor.
Bisnis rumah bordil yang berkedok usaha cuci mobil di Kuala Lumpur harus berurusan dengan pihak kepolisian Malaysia karena dianggap telah melanggar hukum yang berlaku dinegara tersebut.
Pihak pengelola cuci mobil itu menggelar program yang agak 'nyeleneh' dengan memberikan bonus seks gratis untuk kalangan pelanggan yang mencuci mobilnya sebanyak sembilan kali berurutan dalam masa promosi.
Saat pelanggan mencuci mobilnya yang kesepuluh kali, pelanggan tersebut kemudian ditawarkan untuk menikmati hubungan seksual dengan perempuan pelacur sebagai "rasa terima kasih" atas kesetiaan mereka.
Seperti dikutip dari laman Malay Mail, pihak Kepolisian Nasional Selangor menyatakan bahwa mereka telah menangkap operator program dan lima orang pelanggan yang tengah berhubungan seks dengan pelacur, setelah mendapat informasi dari laporan masyarakat.
"Hal ini seharusnya merupakan operasi rutin biasa," kata Emmi Shah Fadhil, petugas polisi dari divisi pencegahan kejahatan Selangor. "Tim kemudian menemukan bahwa pelanggan yang mengirim mobil mereka ke tempat cuci mobil diberikan kartu loyalitas untuk mendapat bonus khusus," tambahnya.
Menurut Emil, saat pihak berwenang menggerebek tempat tersebut, mereka menemukan sembilan perempuan asal Vietnam di belakang bangunan dan gudang.
Kesemua perempuan tersebut diketahui tidak memiliki izin kerja resmi dan dibawa ke rumah tahanan kepolisian Selangor.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




