Akibat Asap, Mendikbud Kesulitan Mendarat di Palangka Raya

Minggu, 16 September 2012 | 11:06 WIB
SH
B
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M. Nuh
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M. Nuh (Antara)
Mendikbud seharusnya sudah tiba di lokasi acara yakni Swiss Belhotel Danum Palangka Raya pada pukul 09.00 WIB

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengalami kesulitan untuk mendarat di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, karena kabut asap yang ditimbulkan dari kebakaran hutan. Kunjungan mendikbud ke Palangka Raya hari ini dilakukan untuk menghadiri puncak peringatan Hari Aksara Internasional (HAI).
 
Menurut jadwal kegiatan HAI, mendikbud seharusnya sudah tiba di lokasi acara yakni Swiss Belhotel Danum Palangka Raya pada pukul 09.00 WIB. Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun SP dari protokoler, mendikbud  baru bisa mendarat pukul 10.10 WIB di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia.
 
"Pak Menteri akan mendarat pukul 10.10 WIB. Pesawatnya landing dulu di Balikpapan baru berangkat lagi ke Palangka Raya setelah dibuka," kata  salah seorang protokoler, Mahmud, hari ini.
 
Para tamu sudah sejak pagi berkumpul di ballroom hotel, tapi acara belum dimulai karena menunggu kehadiran Mendikbud. Sejumlah agenda Mendikbud M  Nuh yang dijadwalkan dalam puncak peringatan HAI adalah penyerahan  penghargaan keaksaraan kepada Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang dan  Gubernur Jawa Timur Soekarwo. Selain itu, penghargaan keaksaraan juga akan diberikan kepada bupati/walikota, tokoh keaksaraan, dan warga belajar.
 
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal Lydia Freyani Hawadi juga akan menyerahkan King Sejong Literacy Prize dari UNESCO kepada Mendikbud M Nuh. Dalam acara hari ini, mendikbud juga akan penandatanganan tujuh prasasti hasil pembangunan pendidikan di Kalimantan Tengah. Sang istri, Laily Rachmawati M Nuh akan berperan membuka Pameran HAI 2012 di halaman Swiss Belhotel.
 
Pada siang harinya, mendikbud dijadwalkan mengunjungi Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) dan Universitas Palangka Raya.
 
Tema Peringatan HAI 2012 adalah Aksara Membangun Perdamaian dan Karakter Bangsa. HAI seharusnya diperingati tanggal 8 September berdasarkan  kesepakatan Konferensi Tingkat Menteri Negara-negara Anggota PBB tanggal  17 November 1965 di Teheran, Iran. Peringatan HAI di Indonesia sudah  digelar sejak tahun 2003.
 
Melalui siaran pers, Mendikbud M Nuh mengatakan keaksaraan dan perdamaian memiliki relevansi yang sangat luar biasa pada masa sekarang. Di tingkat internasional, ujarnya, masyarakat masih menyaksikan adanya berbagai gejolak yang terjadi di beberapa belahan dunia.
 
"Hubungan antara keaksaraan dan perdamaian terlihat makin nyata antara  lain ditunjukkan bahwa beberapa negara yang mengalami gejolak dan  kekerasan yang berkepanjangan cenderung memiliki tingkat keaksaraan  terendah di dunia," kata Nuh.


Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon