Diduga Mabuk, Livina Tabrak 4 Sepeda Motor di 4 Lokasi
Rabu, 19 September 2012 | 16:25 WIB
Livina menabrak dua pengendara motor hingga terseret 200 meter dan sepeda motor terseret hingga 2 kilometer.
Ronald Utomo (30) digelandang polisi lantaran mobil Nissan Grand Livina warna abu-abu B 889 CEQ yang dikendarainya, menabrak empat sepeda motor di lokasi berbeda, di Jalan Gajah Mada hingga Ancol. Polisi juga menangkap Qi Hui (28), penumpang di mobil itu.
"Kejadian berawal ketika Ronald Utomo dan Qi Hui menggunakan Nissan keluar dari Duta Merlin dengan kecepatan tinggi sekitar 100 km per jam. Mobil dipacu di jalur Transjakarta. Diduga, mereka mabuk karena mulutnya bau alkohol," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar (Pol) Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (19/9).
Dikatakan Rikwanto, saat di Jalan Gajah Mada (depan Kompas), mobil itu menabrak motor Yamaha Mio warna merah B 6967 UH, yang dikendarai dua orang yang belum diketahui identitasnya.
"Dua pengendara motor itu terseret hingga 200 meter. Sementara, motornya terseret hingga 2 kilometer. Korban luka-luka patah di bagian kaki dan sudah dirawat di RS Husada. Ketika kabur, mobil itu dibuntuti taksi Blue Bird yang dikendarai Jaan Ali," tambah Rikwanto.
Rikwanto menuturkan, Livina kembali menabrak sebuah sepeda motor Honda, di traffic light depan Beos.
"Selanjutnya, kembali menabrak motor Honda warna ungu. Nopolnya belum diketahui. Ada satu korban belum diketahui identitasnya juga," katanya.
Usai menabrak Honda, terang Rikwanto, mobil itu kembali menabrak Yamaha Mio merah, yang dikendarai anggota Bareskrim atas nama Wahyu, di kawasan Mangga Besar.
"Saat itu Wahyu sedang membonceng seorang perempuan. Keduanya terjatuh. Namun, belum diketahui keadaannya," ungkapnya.
Rikwanto mengatakan, setelah menabrak Mio, mobil lantas mengarah ke Tol Ancol dan menabrak lagi satu sepeda motor merk Honda Astrea warna hitam.
"Pengendaranya mengalami luka-luka. Belum diketahui identitasnya. Supir taksi yang membuntuti sempat menolong korban," paparnya.
Rikwanto menyampaikan, setelah menabrak empat motor itu, Livina lantas masuk ke dalam tol. Namun, merasa diikuti oleh taksi, mobil itu sempat mundur dan menabrak taksi hingga tiga kali.
"Taksi itu terus mengikuti mobil Livina tersebut hingga Perumahan PIK Long Beat Blok A No. 23, Jakarta Utara. Kemudian dilakukan penangkapan terhadap sopir dan penumpang sekitar pukul 06.15 WIB. Selanjutnya, petugas langsung mengecek TKP kecelakaan, olah TKP, mengumpulkan data para saksi, mengamankan Livina, dan melakukan pemeriksaan tes urine terhadap keduanya," tandas Rikwanto.
Ronald Utomo (30) digelandang polisi lantaran mobil Nissan Grand Livina warna abu-abu B 889 CEQ yang dikendarainya, menabrak empat sepeda motor di lokasi berbeda, di Jalan Gajah Mada hingga Ancol. Polisi juga menangkap Qi Hui (28), penumpang di mobil itu.
"Kejadian berawal ketika Ronald Utomo dan Qi Hui menggunakan Nissan keluar dari Duta Merlin dengan kecepatan tinggi sekitar 100 km per jam. Mobil dipacu di jalur Transjakarta. Diduga, mereka mabuk karena mulutnya bau alkohol," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar (Pol) Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (19/9).
Dikatakan Rikwanto, saat di Jalan Gajah Mada (depan Kompas), mobil itu menabrak motor Yamaha Mio warna merah B 6967 UH, yang dikendarai dua orang yang belum diketahui identitasnya.
"Dua pengendara motor itu terseret hingga 200 meter. Sementara, motornya terseret hingga 2 kilometer. Korban luka-luka patah di bagian kaki dan sudah dirawat di RS Husada. Ketika kabur, mobil itu dibuntuti taksi Blue Bird yang dikendarai Jaan Ali," tambah Rikwanto.
Rikwanto menuturkan, Livina kembali menabrak sebuah sepeda motor Honda, di traffic light depan Beos.
"Selanjutnya, kembali menabrak motor Honda warna ungu. Nopolnya belum diketahui. Ada satu korban belum diketahui identitasnya juga," katanya.
Usai menabrak Honda, terang Rikwanto, mobil itu kembali menabrak Yamaha Mio merah, yang dikendarai anggota Bareskrim atas nama Wahyu, di kawasan Mangga Besar.
"Saat itu Wahyu sedang membonceng seorang perempuan. Keduanya terjatuh. Namun, belum diketahui keadaannya," ungkapnya.
Rikwanto mengatakan, setelah menabrak Mio, mobil lantas mengarah ke Tol Ancol dan menabrak lagi satu sepeda motor merk Honda Astrea warna hitam.
"Pengendaranya mengalami luka-luka. Belum diketahui identitasnya. Supir taksi yang membuntuti sempat menolong korban," paparnya.
Rikwanto menyampaikan, setelah menabrak empat motor itu, Livina lantas masuk ke dalam tol. Namun, merasa diikuti oleh taksi, mobil itu sempat mundur dan menabrak taksi hingga tiga kali.
"Taksi itu terus mengikuti mobil Livina tersebut hingga Perumahan PIK Long Beat Blok A No. 23, Jakarta Utara. Kemudian dilakukan penangkapan terhadap sopir dan penumpang sekitar pukul 06.15 WIB. Selanjutnya, petugas langsung mengecek TKP kecelakaan, olah TKP, mengumpulkan data para saksi, mengamankan Livina, dan melakukan pemeriksaan tes urine terhadap keduanya," tandas Rikwanto.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




