Saksi TPS Karet Tengsin Pakai Baju Atribut Pasangan Calon
Kamis, 20 September 2012 | 11:08 WIB
Saksi berkemeja kotak-kotak dan putih beraksen kuning dengan inisial FB.
Saksi yang bertugas di Tempat Pemungutan Suara di wilayah Karet Tengsin memakai baju yang menunjukkan pasangan calon.
TPS 21 dan 22 yang menjadi tempat pemilihan bagi warga Karet Tengsin yang juga merupakan korban kebakaran besar awal Agustus lalu.
Saksi di kedua TPS ini mengenakan kemeja kotak-kotak dan kemeja putih beraksen kuning dengan inisial FB di kantong depan. Pakaian ini tentunya identik dengan kedua calon Gubernur yang sedang bersaing Joko Widodo dan Fauzi Bowo.
Namun, hal ini dinilai bukanlah suatu masalah. Menurut Marhadi, ketua RT 02 yang menjadi Ketua KPPS TPS 021 sesuai arahan dari kelurahan hanya tiga macam yang tidak diperbolehkan.
"Yang tidak boleh gambar calon, nama dan nomor peserta. Ini sesuai arahan dari kelurahan semalam," ujarnya kepada beritasatu.com di lokasi, hari ini.
Di TPS 021 dan 022 tidak terlihat pengawas dari panwaslu atau kelurahan.
"Mereka belum datang, mungkin nanti hanya berkeliling. Tapi kami sudah dapat arahah dari kelurahan jadi tanpa pengawas juga tidak apa-apa," ujar Rahmat Subur, salah satu anggota KPPS di lokasi.
Saksi yang bertugas di Tempat Pemungutan Suara di wilayah Karet Tengsin memakai baju yang menunjukkan pasangan calon.
TPS 21 dan 22 yang menjadi tempat pemilihan bagi warga Karet Tengsin yang juga merupakan korban kebakaran besar awal Agustus lalu.
Saksi di kedua TPS ini mengenakan kemeja kotak-kotak dan kemeja putih beraksen kuning dengan inisial FB di kantong depan. Pakaian ini tentunya identik dengan kedua calon Gubernur yang sedang bersaing Joko Widodo dan Fauzi Bowo.
Namun, hal ini dinilai bukanlah suatu masalah. Menurut Marhadi, ketua RT 02 yang menjadi Ketua KPPS TPS 021 sesuai arahan dari kelurahan hanya tiga macam yang tidak diperbolehkan.
"Yang tidak boleh gambar calon, nama dan nomor peserta. Ini sesuai arahan dari kelurahan semalam," ujarnya kepada beritasatu.com di lokasi, hari ini.
Di TPS 021 dan 022 tidak terlihat pengawas dari panwaslu atau kelurahan.
"Mereka belum datang, mungkin nanti hanya berkeliling. Tapi kami sudah dapat arahah dari kelurahan jadi tanpa pengawas juga tidak apa-apa," ujar Rahmat Subur, salah satu anggota KPPS di lokasi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




