Sentra Timur Tawarkan Perumahan Baru

Selasa, 25 September 2012 | 08:52 WIB
I
B
Impressi Artis Proyek Sentra Timur Residence
Impressi Artis Proyek Sentra Timur Residence (sentratimur)
Total lahan yang digunakan untuk proyek Sentra Timur Residence seluas 8 hektare, dengan sekitar 3,5 ha lahan telah dikembangkan untuk tahap pertama dan kedua.

PT Bakrie Pangripta Loka, pengembang proyek Sentra Timur Residence, berencana untuk memasarkan residensial tapak mewah, Mutiara Platinum, dalam dua tahap. Pada tahap pertama akan dipasarkan 11 rumah dan tahap kedua sebanyak 26 unit.

"Kami melihat ada pasar properti menengah atas di wilayah tersebut yang memanfaatkan kemudahan ak- ses ke jalan tol, dekat dengan kawasan pusat bisnis dan pusat pemerintahan,” ujar Dicky Setiawan, Presiden Direktur PT Bakrie Pangripta Loka, di Jakarta, Senin (24/9).

Menurutnya, untuk tipe rumah yang ditawarkan di kompleks perumahan Mutiara Platinum berukuran luas bangunan 130 meter persegi (m2) dan luas tanah 160 m2. Sedangkan ukuran tipe rumah pojok adalah 130 m2/238 m2 dan 130 m2/259 m2.

"Harga yang ditawarkan berkisar mulai dari Rp 1,4 miliar sampai Rp 1,5 miliar per unitnya," tambahnya.

Sebelumnya, pengembang ini telah membangun apartemen Sentra Timur Residence tahap pertama yang terdiri atas tiga menara, yakni Green Tower, Grey Tower, dan Yellow Tower.

Ketiga menara itu merangkum sebanyak 1.327 unit apartemen dan 66 unit area komersial. Tahap pertama telah terjual 100% dan diserahterimakan sejak pertengahan 2010. Sedangkan tingkat hunian apar temen tersebut telah mencapai 90%.

Tahap kedua apartemen tersebut juga terdiri atas tiga menara, yakni Orange Tower, Ruby Tower, dan Tosca Tower yang merangkum 885 unit dan 71 unit komersial. Adapun tipe yang ditawarkan berupa studio (21 m2), studio (25 m2), 30 m2 (1 kamar), dan 36 m2 (2 kamar) dengan harga mulai dari Rp 100 jutaan hingga Rp 200 jutaan.

Sementara itu, Ardian J Fatkoer, Marketing Manager PT Bakrie Pangripta Loka mengungkapkan, penjualan Orange Tower sudah sebanyak 90% dari 361 unit apartemen dan 29 unit komersial.

Sedangkan apartemen Ruby Tower telah dipasarkan dengan realisasi penjualan sebanyak 30% dari 391 unit apartemen dan 29 unit kios.

Pengerjaan pembangunan apartemen Sentra Timur Residence tahap kedua diperkirakan sudah di- lakukan sejak pertengahan tahun 2012.

Adapun proses ini akan memakan waktu selama 18 bulan, sehingga tahun 2014 sudah dapat diserahterimakan kepada konsumen. Investasi pembangunan apartemen tahap kedua ini mencapai Rp 100 miliar.

Adapun, total lahan yang digunakan untuk proyek Sentra Timur Residence seluas 8 hektare (ha). Sekitar 2,5 ha telah dikembangkan untuk tahap pertama, sedangkan tahap kedua sekitar 1 ha.

Nantinya, proyek ini direncanakan terbangun 11 menara apartemen dengan didukung oleh terminal terpadu Sentra Timur Pulogebang, stasiun kereta api Cakung, dan direncanakan ada pintu tol Sentra Timur.

Selain itu, akan dikembangkan pula beberapa proyek yang terbagi dalam central business district (CBD) tahap pertama dan kedua. Menurut Dicky, proyek CBD tahap I direncanakan terdiri atas Sentra Timur Commercial Park, Sentra Timur Walk Shopping Mall, Hypermarket, Aston Convention Centre, dan Aston Sen- tra Timur Hotel & Condotel, serta luxurious apartment.

Adapun pembangunan CBD II Senra Timur, sambungnya, akan terdiri atas office park, gedung perkantoran, rumah sakit, dan apartemen. Namun, proses pembangunan belum bisa ditentukan dan tergantung kondisi pasar dan ekonomi.

"Kami juga tengah mencari investor yang bersedia membangun rumah sakit di kawasan Sentra Timur ini," ungkap Dicky.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon