Kapal Fery Tenggelam, Kemenkes Turunkan Petugas dan Ambulans
Rabu, 26 September 2012 | 10:48 WIB
Penumpang kapal Bahuga Jaya diperkirakanlebih dari 100 orang
Kementerian Kesehatan menurunkan petugas dan ambulans, untuk membantu proses evakuasi korban kecelakaan kapal fery, yang bertabrakan dengan tanker di jalur Bakauheni-Merak.
Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kemenkes, Tjandra Yoga Aditama mengatakan kapal fery Bahuga, yang melayani rute Merak-Bakauheni, mengalami kecelakaan setelah bertabrakan dengan tanker, pada jam 04.45 pagi tadi.
"Kami sudah menurunkan petugas, ambulans dan peralatan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Panjang - Bakauheni dan dari Unit Pelaksana Teknis DitJen P2PL Kemenkes RI, petugas dan peralatan dari KKP Banten juga membantu, dan tim Pusat Penanggulangan Krisis Kementerian Kesehatan dari Jakarta juga meluncur ke lokasi," kata Tjandra, Rabu (26/09)
Tjandra mengatakan, kapal fery Bahuga tenggelam, penumpang, korban serta jenazah sedang dievakuasi ke pelabuhan feri Bakauheni.
Namun informasi detail mengenai kondisi korban belum lengkap.
"Data masih belum lengkap, laporan sementara dari Bakauheni, penumpang kapal diperkirakan lebih dari 100 orang, terdiri dari penumpang jalan kaki dan kendaraan, yang juga ada penumpangnya," kata Tjandra.
Menurutnya saat ini seluruh Petugas KKP Bakauheni dan Puskesmas Bakau, sudah bekerja di lokasi.
"Untuk sementara korban dievakuasi di ruang tunggu belakang kantor atau klinik KKP, dan ambulans KKP Panjang sudah sejak tadi siap di lokasi, bersama ambulans Puskesmas dan pihak ASDP," ungkapnya.
Menurut Tjandra, jumlah seluruh korban jiwa belum pasti diketahui. Namun yang sekarang sudah ditangani di Bakauheni ada enam orang, terdiri dua perempuan dewasa, tiga lelaki dewasa dan satu anak-anak.
Kementerian Kesehatan menurunkan petugas dan ambulans, untuk membantu proses evakuasi korban kecelakaan kapal fery, yang bertabrakan dengan tanker di jalur Bakauheni-Merak.
Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kemenkes, Tjandra Yoga Aditama mengatakan kapal fery Bahuga, yang melayani rute Merak-Bakauheni, mengalami kecelakaan setelah bertabrakan dengan tanker, pada jam 04.45 pagi tadi.
"Kami sudah menurunkan petugas, ambulans dan peralatan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Panjang - Bakauheni dan dari Unit Pelaksana Teknis DitJen P2PL Kemenkes RI, petugas dan peralatan dari KKP Banten juga membantu, dan tim Pusat Penanggulangan Krisis Kementerian Kesehatan dari Jakarta juga meluncur ke lokasi," kata Tjandra, Rabu (26/09)
Tjandra mengatakan, kapal fery Bahuga tenggelam, penumpang, korban serta jenazah sedang dievakuasi ke pelabuhan feri Bakauheni.
Namun informasi detail mengenai kondisi korban belum lengkap.
"Data masih belum lengkap, laporan sementara dari Bakauheni, penumpang kapal diperkirakan lebih dari 100 orang, terdiri dari penumpang jalan kaki dan kendaraan, yang juga ada penumpangnya," kata Tjandra.
Menurutnya saat ini seluruh Petugas KKP Bakauheni dan Puskesmas Bakau, sudah bekerja di lokasi.
"Untuk sementara korban dievakuasi di ruang tunggu belakang kantor atau klinik KKP, dan ambulans KKP Panjang sudah sejak tadi siap di lokasi, bersama ambulans Puskesmas dan pihak ASDP," ungkapnya.
Menurut Tjandra, jumlah seluruh korban jiwa belum pasti diketahui. Namun yang sekarang sudah ditangani di Bakauheni ada enam orang, terdiri dua perempuan dewasa, tiga lelaki dewasa dan satu anak-anak.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




