Mahasiswa China, Belanda dan Malaysia Serbu Kampus Jogja

Minggu, 30 September 2012 | 00:27 WIB
AS
B
Penulis: Antara/ Dwi Setyo | Editor: B1
Ilustrasi: gedung kuno di Yogyakarta
Ilustrasi: gedung kuno di Yogyakarta (Antarayogya)
Jurusan yang banyak diincar meliputi Ekonomi Pembangunan, Sastra Arab, dan Sastra Indonesia.

Ratusan mahasiswa asing memilih Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta sebagai tempat menuntut ilmu. Kampus itu kini jadi tempat kuliah mahasiswa dari Belanda, Korea Selatan, Timor, Jepang, dan China.

Menurut Rektor UAD, Kasiyarno, ada pula mahasiswa asal Polandia, Filipina, India, Thailand, Malaysia, Inggris, bahkan juga Belgia, Spanyol, serta Mesir. "Mereka tersebar di pelbagai bidang studi," kata dia, pada acara "Malam Penyambutan Mahasiswa Baru Asing", di Yogyakarta, Sabtu (29/9) hari ini.

Tahun ajaran 2012-2013 ini saja, UAD menerima 76 mahasiswa asing, yang berasal dari China (35 orang), Malaysia (11), Thailand (7), India (2) serta Inggris, Belgia, Spanyol, dan Mesir, masing-masing satu orang. Dengan tambahan tersebut, mahasiswa asing yang kuliah di UAD total jendral mencapai 100 orang. Bidang studi yang banyak diincar mahasiswa, menurut catatan Kasiyarno, adalah jurusan Ekonomi Pembangunan. Sastra Arab dan Sastra Indonesia.

"Malam Penyambutan Mahasiswa Baru Asing" dibuka alunan gamelan Gending Bahana, lalu  dilanjutkan dengan nyanyian lagu Indonesia Raya, pentas Tari Ngarojeng, lantunan lagu-lagu nasyid, permainan biola, serta nyanyian lagu pop yang pernah ngetop di Indonesia, 'Kuch Kuch Hota He' -- yang dibawakan Herojit Moirangthem, mahasiswa dari India.
 
Chen Chen Cristina, mahasiswa asal China mengatakan senang dan beruntung bisa kuliah di UAD. "Saya sangat terkesan dengan keramahan masyarakat, pemandangan yang indah, dan kebudayaan yang unik dan menarik," kata dia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon