Kawasan Seminyak Menguntungkan untuk Investasi Properti
Senin, 1 Oktober 2012 | 14:02 WIB
Hitakara Development berani memberikan return of investment (ROI) sebesar 8% per tahun
Kawasan Seminyak, yang merupakan salah satu destinasi liburan favorit di Pulau Bali, merupakan lokasi yang menggiurkan untuk dijadikan sebagai tujuan investasi, khususnya properti kelas menengah atas.
"Kalau kita datang ke Seminyak, maka toko-toko yang ada kebanyakan menawarkan produk yang eksklusif dan turisnya juga banyak yang berasal dari kelas atas," jelas Diana Halim, Direktur Hitakara Development seusai peluncuran kondotel Tijili Seminyak by Preference di Jakarta, (30/9).
Menurut Diana, segmen yang dituju oleh proyek yang dikembangkan perusahaannya sangat sesuai untuk wilayah Seminyak yang lebih mengarah ke menengah atas.
Tak mengherankan jika Hitakara Development berani memberikan return of investment (ROI) sebesar 8% per tahun untuk kalangan investor yang membeli unit di kondotel ini.
Kebanyakan, lanjut dia, wisatawan yang datang ke Seminyak mempunyai cita rasa dan gaya hidup yang berkelas.
Aalasan itu pula yang membuat perusahaannya menghadirkan proyek properti yang sesuai dengan keinginan pasar lewat penerapan konsep Balinese Art House.
"Berdasarkan rate harga butik hotel di Seminyak, berkisar US$100 per malam. Karena pasarnya terus berkembang, kami optimistis proyek ini bakal mendapat respon yang baik dari konsumen," tambah dia.
Rencananya, proyek kondotel ini dijadwalkan bakal rampung pada kuarta ketiga tahun 2014 mendatang.
Kawasan Seminyak, yang merupakan salah satu destinasi liburan favorit di Pulau Bali, merupakan lokasi yang menggiurkan untuk dijadikan sebagai tujuan investasi, khususnya properti kelas menengah atas.
"Kalau kita datang ke Seminyak, maka toko-toko yang ada kebanyakan menawarkan produk yang eksklusif dan turisnya juga banyak yang berasal dari kelas atas," jelas Diana Halim, Direktur Hitakara Development seusai peluncuran kondotel Tijili Seminyak by Preference di Jakarta, (30/9).
Menurut Diana, segmen yang dituju oleh proyek yang dikembangkan perusahaannya sangat sesuai untuk wilayah Seminyak yang lebih mengarah ke menengah atas.
Tak mengherankan jika Hitakara Development berani memberikan return of investment (ROI) sebesar 8% per tahun untuk kalangan investor yang membeli unit di kondotel ini.
Kebanyakan, lanjut dia, wisatawan yang datang ke Seminyak mempunyai cita rasa dan gaya hidup yang berkelas.
Aalasan itu pula yang membuat perusahaannya menghadirkan proyek properti yang sesuai dengan keinginan pasar lewat penerapan konsep Balinese Art House.
"Berdasarkan rate harga butik hotel di Seminyak, berkisar US$100 per malam. Karena pasarnya terus berkembang, kami optimistis proyek ini bakal mendapat respon yang baik dari konsumen," tambah dia.
Rencananya, proyek kondotel ini dijadwalkan bakal rampung pada kuarta ketiga tahun 2014 mendatang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




