Ratusan Buruh Tangerang Blokir Jalan Raya Serpong
Rabu, 3 Oktober 2012 | 09:59 WIB
Pemblokiran jalan raya Serpong oleh ratusan buruh Tangerang akibatkan kemacetan panjang dari arah Serpong menuju Kota Tangerang.
Ratusan buruh dari PT Surta Toto itu, berkumpul di depan pabrik sejak pukul 07.00 WIB hari ini dengan pengawalan ketat dari Polres Metro Tangerang.
Berkumpulnya para buruh yang sebagian besar menggunakan sepeda motor, membuat kemacetan dari arah Serpong menuju Kota Tangerang. Hampir seluruh bagian ruas jalan digunakan untuk memarkir kendaraan sebelum berangkat menuju pusat Kota Tangerang dan bersatu dengan buruh dari pabrik lainnya.
"Kami nanti akan bergabung dengan buruh lainnya dari berbagai aliansi dan menentukan satu tujuan dengan target penolakan upah murah dan penghapusan sistem kerja kontrak," kata Sukri, salah seorang buruh.
Dilaporkan, kemacetan lalu lintas juga terjadi di Jalan Raya Serang yang menghubungkan antara wilayah Tigaraksa dan Balaraja. Para buruh dari berbagai pabrik, berkumpul untuk melakukan sweeping ke sejumlah kawasan industri.
"Kita sweeping dulu ke sejumlah kawasan lalu kita akan bergabung di satu tempat dengan buruh lainnya sebelum menggelar orasi," kata Koswari, koordinator buruh.
Akan ada 27 titik wilayah yang dijadikan sebagai lokasi berkumpulnya buruh yang mogok, yakni kawasan Kawasan Industri Balaraja, Kawasan Industri Olek, Kawasan Industri Cikupa Mas, Kawasan Industri Pasar Kemis, Kawasan Industri Manis, Kawasan Industri Milenium Tigaraksa, Kawasan Industri Jabalrud dan Kawasan Industri Bunder. Jati Uwung, Karawaci, Batu Ceper, Surya Darma, Cikupa, Tiga Raksa, Balaraja hingga di Ciputat.
Ketua Umum KSPSI Imam Sukarsa mengharapkan seluruh perusahaan untuk dapat menghapuskan sistem kerja kontrak. Pihaknya juga meminta Disnakertrans dapat membuat peraturan upah layak kepada kaum buruh.
Ratusan buruh dari PT Surta Toto itu, berkumpul di depan pabrik sejak pukul 07.00 WIB hari ini dengan pengawalan ketat dari Polres Metro Tangerang.
Berkumpulnya para buruh yang sebagian besar menggunakan sepeda motor, membuat kemacetan dari arah Serpong menuju Kota Tangerang. Hampir seluruh bagian ruas jalan digunakan untuk memarkir kendaraan sebelum berangkat menuju pusat Kota Tangerang dan bersatu dengan buruh dari pabrik lainnya.
"Kami nanti akan bergabung dengan buruh lainnya dari berbagai aliansi dan menentukan satu tujuan dengan target penolakan upah murah dan penghapusan sistem kerja kontrak," kata Sukri, salah seorang buruh.
Dilaporkan, kemacetan lalu lintas juga terjadi di Jalan Raya Serang yang menghubungkan antara wilayah Tigaraksa dan Balaraja. Para buruh dari berbagai pabrik, berkumpul untuk melakukan sweeping ke sejumlah kawasan industri.
"Kita sweeping dulu ke sejumlah kawasan lalu kita akan bergabung di satu tempat dengan buruh lainnya sebelum menggelar orasi," kata Koswari, koordinator buruh.
Akan ada 27 titik wilayah yang dijadikan sebagai lokasi berkumpulnya buruh yang mogok, yakni kawasan Kawasan Industri Balaraja, Kawasan Industri Olek, Kawasan Industri Cikupa Mas, Kawasan Industri Pasar Kemis, Kawasan Industri Manis, Kawasan Industri Milenium Tigaraksa, Kawasan Industri Jabalrud dan Kawasan Industri Bunder. Jati Uwung, Karawaci, Batu Ceper, Surya Darma, Cikupa, Tiga Raksa, Balaraja hingga di Ciputat.
Ketua Umum KSPSI Imam Sukarsa mengharapkan seluruh perusahaan untuk dapat menghapuskan sistem kerja kontrak. Pihaknya juga meminta Disnakertrans dapat membuat peraturan upah layak kepada kaum buruh.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




