Radang Otak Mewabah, 5 Tewas, Ribuan Terancam
Jumat, 5 Oktober 2012 | 16:25 WIB
Ribuan pasien di 23 negara bagian AS yang menerima suntikan obat ini dari Juli - September 2012, ikut terancam terkena wabah meningitis
Radang otak (meningitis) mewabah di Amerika Serikat. Pusat Penanggulangan dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS menyatakan, hingga Kamis (4/10) kemarin, telah jatuh lima korban tewas, 35 pasien dipastikan terinfeksi, dan ribuan orang lain terancam terjangkit radang serupa.
Meningitis merupakan peradangan pada selaput otak dan sumsum tulang belakang yang biasanya disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri.
Direktur Kepatuhan FDA (Food and Drug Administration), Ilisa Bernstein, mengatakan wabah meningitis ini disebarkan oleh obat steroid bernama methylprednisolone acetate, yang tercemar jamur berbahaya. Obat steroid yang dibuat The New England Compounding Center, sebuah pabrik farmasi di Framingham, Massachusetts, ini biasa digunakan untuk mengatasi keluhan nyeri punggung.
Catatan CDC menunjukkan, ribuan pasien di 23 negara bagian AS yang menerima suntikan obat ini dari Juli - September 2012, ikut terancam terkena wabah meningitis. Namun CDC menegaskan infeksi jamur ini tidak menular dan dapat disembuhkan dengan pemberian obat-obatan.
FDA meminta para dokter untuk tidak lagi menggunakan obat steroid buatan pabrik farmasi asal Massachusetts ini. Pihak pabrik dikabarkan telah menarik tiga kontainer yang berisi 17.676 botol steroid.
Radang otak (meningitis) mewabah di Amerika Serikat. Pusat Penanggulangan dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS menyatakan, hingga Kamis (4/10) kemarin, telah jatuh lima korban tewas, 35 pasien dipastikan terinfeksi, dan ribuan orang lain terancam terjangkit radang serupa.
Meningitis merupakan peradangan pada selaput otak dan sumsum tulang belakang yang biasanya disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri.
Direktur Kepatuhan FDA (Food and Drug Administration), Ilisa Bernstein, mengatakan wabah meningitis ini disebarkan oleh obat steroid bernama methylprednisolone acetate, yang tercemar jamur berbahaya. Obat steroid yang dibuat The New England Compounding Center, sebuah pabrik farmasi di Framingham, Massachusetts, ini biasa digunakan untuk mengatasi keluhan nyeri punggung.
Catatan CDC menunjukkan, ribuan pasien di 23 negara bagian AS yang menerima suntikan obat ini dari Juli - September 2012, ikut terancam terkena wabah meningitis. Namun CDC menegaskan infeksi jamur ini tidak menular dan dapat disembuhkan dengan pemberian obat-obatan.
FDA meminta para dokter untuk tidak lagi menggunakan obat steroid buatan pabrik farmasi asal Massachusetts ini. Pihak pabrik dikabarkan telah menarik tiga kontainer yang berisi 17.676 botol steroid.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




