Politikus PKS: Soal Novel, Bentuk Pembalasan Polri ke KPK

Sabtu, 6 Oktober 2012 | 11:42 WIB
EB
B
Penulis: Ezra Sihite/ Whisnu Bagus | Editor: B1
Para aktivis yang tergabung dalam Warga Pendukung Pemberantas Korupsi melakukan aksi mendukung KPK di halaman gedung KPK, Jakarta, Kamis (4/9)
Para aktivis yang tergabung dalam Warga Pendukung Pemberantas Korupsi melakukan aksi mendukung KPK di halaman gedung KPK, Jakarta, Kamis (4/9) (Antara)
Kepolisian terkesan merekayasa kasus yang dituduhkan pada Novel.

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS), Aboebakar Al Habsyi menyayangkan penangkapan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, oleh pihak kepolisian.

Hal tersebut menurutnya, upaya balas dendam kepolisian yang jelas-jelas dipertunjukkan kepada publik.

"Saya sangat menyayangkan insiden di KPK semalam. Publik pasti akan menganggap apa yang dilakukan oleh Polri adalah bentuk pembalasan terhadap KPK," kata Aboebakar melalui rilis, Sabtu (6/10).

Aboebakar mengatakan, kepolisian terkesan merekayasa kasus yang dituduhkan pada Novel. Sebab kasus penganiayaan berujung pembunuhan itu sudah terjadi 8 tahun silam.

Sayangnya, menagpa polisi baru mengangkat saat Novel menjadi penyidik KPK untuk kasus simulator SIM yang menyeret Irjen (Pol) Djoko Susilo menjadi tersangka.

Masalahnya lagi, menurut Aboebakar, saat dilakukan penarikan penyidik oleh Mabes Polri, Novel tak bersedia kembali tanpa persetujuan pimpinan KPK.  Apalagi KPK kemudian mengangkat lebih dari 20 penyidik Polri menjadi pegawai tetap, yang dianggap Polri dilakukan sepihak.

"Setidaknya, apa yang dituduhkan kepada penyidik KPK (itu) akan mengundang tanya," kata dia lagi.

Aboebakar mengibaratkan kisruh Polri-KPK kini seperti Tom and Jerry yang tak pernah akur. "Tom and Jerry" merupakan (karakter) serial kartun produksi Amerika Serikat (AS) yang mengisahkan kucing dan tikus yang selalu bertengkar.

Aboebakar melanjutkan, dalam persoalan ini, Presiden harus segera turun tangan.

"Dua lembaga ini sama-sama penegak hukum yang harus didukung oleh beliau (Presiden). KPK harus diselamatkan, polisi harus dibersihkan," kata dia.


 


Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon