GP Jepang
Red Bull Geram Dengan Grosjean
Minggu, 7 Oktober 2012 | 21:35 WIB
"Tujuh insiden tahun ini sudah lebih dari cukup, dan Mark adalah korban hari ini."
Pembalap Red Bull, Mark Webber, sangat marah dengan insiden tabrakan di Grand Prix Jepang hari ini yang membuatnya gagal meraih hasil bagus, dan meminta si biang keladi Romain Grosjean dari tim Lotus agar dihukum berat.
Webber yang start dari posisi dua di Sirkuit Suzuka harus masuk pit lebih dini akibat ditabrak Grosjean dari belakang dan pada saat yang hampir bersamaan safety car masuk trek sehingga jalannya balapan makin sulit baginya.
"Awalnya aku tidak tahu persis apa yang terjadi tapi lalu diberitahu ini lagi-lagi aksi gila putaran pertama dari Grosjean,” kata Webber di Autosport.
"Kita semua berusaha bertarung untuk mendapat hasil bagus di akhir pekan tapi dia mencoba masuk ke tikungan tiga secepat yang dia bisa di tiap balapan.”
Belum lama ini Grosjean pernah terkena larangan bertanding satu kali setelah dia dinyatakan bersalah sebagai penyebab tabrakan beruntun di putaran pertama di Grand Prix Belgia.
"Ini membuat frustasi karena beberapa pembalap besar mungkin menderita akibat ulahnya itu jadi mungkin dia butuh liburan lagi,” cetus Webber.
"Dia perlu menilai dirinya sendiri, karena ini betul-betul kesalahan dia. Berapa banyak kesalahan yang kamu buat, berapa banyak kesalahan yang sama? Insiden-insiden putaran pertama... yah... ini cukup memalukan untuk dia di level ini."
Bos Red Bull Christian Horner malah menyarankan agar tim Lotus mengambil tindakan untuk mengatasi insiden putaran pertama yang sering terulang ini.
"Menurutku hal yang paling memprihatinkan adalah insiden yang berulang. Kalau anda membuat kesalahan, itu boleh saja, tapi yang utama adalah belajar dari kesalahan-kesalahan itu,” kata Horner.
"Dia membuang poin dari timnya, padahal mereka sedang berjuang di klasemen konstruktor dan aku akan terkejut kalau mereka terkesan dengan itu (ulah Grosjean). Tujuh insiden tahun ini sudah lebih dari cukup, Mark adalah korban hari ini dan itu membuang peluang hasil podium darinya."
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




