Pengamat Musik Kagum dengan Penampilan Big Bang Ketimbang Suju
Sabtu, 13 Oktober 2012 | 19:44 WIB
Big Bang memiliki ciri yang mampu mengundang penikmat musik lain mendengarkan dan melihat mereka beraksi.
Kedatangan boyband asal Korea, yaitu Big Bang tak hanya mencuri perhatian penikmat musik K-Pop semata.
Bens Leo selaku pengamat musik tanah air mengaku tertarik dengan boyband yang digawangi oleh G-Dragon, T.O.P, Taeyang, Daesung, dan Seungri itu.
"Kebetulan saya datang juga karena penasaran, karena saya gelisah tren K-Pop menguasai musik Indonesia dalam perkembangannya," ucap Bens Leo saat ditemui di kawasan Senayan, Sabtu (13/10).
Usai menyaksikan aksi personil boyband yang dibentuk pada tahun 2006 itu, Bens Leo mengaku kagum dengan penampilan Big Bang yang enerjik dan memiliki jenis musik yang variatif dan berbeda dengan kebanyakan boyband Korea lainnya.
"Grup ini menarik, enggak pake minus one. Ga perlu blocking panggung karena panggung mereka kuasai. Musisi pengiringnya saya lihat musisi negro. Kalau sudah seperti itu berarti aura R n B nya kentara sekali," katanya.
Memiliki pangsa yang lebih luas dari boyband lain seperti Super Junior misalnya, menurut Bens Leo tak lain karena Big Bang memiliki ciri yang mampu mengundang penikmat musik lain mendengarkan dan melihat mereka beraksi.
"Sebetulnya tren anak muda yang musik seperti kemarin (Big Bang). Mungkin kemarin akan terjadi semacam pemikiran baru bahwa boyband bisa seperti ini, lebih jantan dan berkualitas dan memiliki stamina yang luar biasa. Mereka membawakan hampir 30 lagu dalam satu show tanpa lipsync," kata dia.
Ditambahkan lagi oleh Bens Leo bahwa Big Bang diharapkan mampu menjadi referensi bagi produser musik di Indonesia.
"Sebetulnya boyband bisa tidak dicela kalau seperti itu (Big Bang). Saya anggap ini boyband laki-laki yang bisa menyuarakan dan membalikkan stereotype boyband," tuntasnya.
Kedatangan boyband asal Korea, yaitu Big Bang tak hanya mencuri perhatian penikmat musik K-Pop semata.
Bens Leo selaku pengamat musik tanah air mengaku tertarik dengan boyband yang digawangi oleh G-Dragon, T.O.P, Taeyang, Daesung, dan Seungri itu.
"Kebetulan saya datang juga karena penasaran, karena saya gelisah tren K-Pop menguasai musik Indonesia dalam perkembangannya," ucap Bens Leo saat ditemui di kawasan Senayan, Sabtu (13/10).
Usai menyaksikan aksi personil boyband yang dibentuk pada tahun 2006 itu, Bens Leo mengaku kagum dengan penampilan Big Bang yang enerjik dan memiliki jenis musik yang variatif dan berbeda dengan kebanyakan boyband Korea lainnya.
"Grup ini menarik, enggak pake minus one. Ga perlu blocking panggung karena panggung mereka kuasai. Musisi pengiringnya saya lihat musisi negro. Kalau sudah seperti itu berarti aura R n B nya kentara sekali," katanya.
Memiliki pangsa yang lebih luas dari boyband lain seperti Super Junior misalnya, menurut Bens Leo tak lain karena Big Bang memiliki ciri yang mampu mengundang penikmat musik lain mendengarkan dan melihat mereka beraksi.
"Sebetulnya tren anak muda yang musik seperti kemarin (Big Bang). Mungkin kemarin akan terjadi semacam pemikiran baru bahwa boyband bisa seperti ini, lebih jantan dan berkualitas dan memiliki stamina yang luar biasa. Mereka membawakan hampir 30 lagu dalam satu show tanpa lipsync," kata dia.
Ditambahkan lagi oleh Bens Leo bahwa Big Bang diharapkan mampu menjadi referensi bagi produser musik di Indonesia.
"Sebetulnya boyband bisa tidak dicela kalau seperti itu (Big Bang). Saya anggap ini boyband laki-laki yang bisa menyuarakan dan membalikkan stereotype boyband," tuntasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




