Roadshow RUU Kamnas Wamenhan Sasar Gerindra
Kamis, 18 Oktober 2012 | 12:44 WIB
Wakil Ketua Fraksi Gerindra Ahmad Muzani mengatakan belum tentu menerima draf RUU Kamnas yang diajukan pemerintah.
Setelah melakukan sosialisasi ke enam fraksi partai koalisi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyambangi Fraksi Partai Gerindra terkait draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Keamanan Nasional (Kamnas), hari ini.
Namun, Wakil Ketua Fraksi Gerindra, Ahmad Muzani, mengatakan belum tentu fraksinya menerima draf pemerintah tersebut. "Sekarang posisi masyarakat menolak (draf), menurut kami ini perlu dipertimbangkan," kata dia, di gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, hari ini.
Menurut Muzani, Sjafrie tadi memberikan penjelasan mengenai draf yang sempat dikembalikan Dewan tersebut. "Ini bukan soal percaya atau tidak tapi kami perlu menangkap suasana masyarakat," imbuh petinggi Gerindra itu.
Muzani menjabarkan pasal-pasal dalam draf menurut panitia khusus (pansus) DPR berpeluang membangkitkan era Orde Baru. "Draf yang disampaikan mengancam kembalinya suasana Orde Baru, ini yang kami minta untuk ditelaah dengan situasi yang berkembang," tandas dia.
Setelah melakukan sosialisasi ke enam fraksi partai koalisi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyambangi Fraksi Partai Gerindra terkait draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Keamanan Nasional (Kamnas), hari ini.
Namun, Wakil Ketua Fraksi Gerindra, Ahmad Muzani, mengatakan belum tentu fraksinya menerima draf pemerintah tersebut. "Sekarang posisi masyarakat menolak (draf), menurut kami ini perlu dipertimbangkan," kata dia, di gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, hari ini.
Menurut Muzani, Sjafrie tadi memberikan penjelasan mengenai draf yang sempat dikembalikan Dewan tersebut. "Ini bukan soal percaya atau tidak tapi kami perlu menangkap suasana masyarakat," imbuh petinggi Gerindra itu.
Muzani menjabarkan pasal-pasal dalam draf menurut panitia khusus (pansus) DPR berpeluang membangkitkan era Orde Baru. "Draf yang disampaikan mengancam kembalinya suasana Orde Baru, ini yang kami minta untuk ditelaah dengan situasi yang berkembang," tandas dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




