PDIP Sudah Pernah Klarifikasi Wayan Koster soal Kasus Suap
Kamis, 18 Oktober 2012 | 22:05 WIB
Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menilai partainya tidak perlu memanggil dan mengklarifikasi tuduhan terhadap Wayan Koster.
Hal tersebut kata Ketua Fraksi PDIP, Puan Maharani, sudah pernah dilakukan.
"Kami sudah jelas, mekanisme hukum, jalankan saja, kalau Koster menyatakan siap menjadi saksi dan menjalankan mekanisme hukum saya harap ini disikapi dan ini segera dituntaskan," kata Puan di gedung Parlemen, Senayan, Kamis (18/10).
"Fraksi sudah melaporkan (ke partai) dan sudah memanggil Koster," kata dia lagi.
Ketua umum partainya kata Puan tak perlu turun tangan perihal penyebutan nama Koster dalam kasus proyek di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Sopir mantan Wakil Direktur keuangan Grup Permai Yulianis kembali menyebut Koster menerima 'fee' yang diantarkannya.
Hal tersebut disampaikan sopir Yulianis itu di persidangan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) hari ini. Jika tersangkut kasus hukum, partai, kata dia, siap memberikan bantuan hukum bagi Koster.
"Sudah memanggil dan dari dulu dipanggil, enggak perlu dipanggil berkali-kali," tutupnya.
Hal tersebut kata Ketua Fraksi PDIP, Puan Maharani, sudah pernah dilakukan.
"Kami sudah jelas, mekanisme hukum, jalankan saja, kalau Koster menyatakan siap menjadi saksi dan menjalankan mekanisme hukum saya harap ini disikapi dan ini segera dituntaskan," kata Puan di gedung Parlemen, Senayan, Kamis (18/10).
"Fraksi sudah melaporkan (ke partai) dan sudah memanggil Koster," kata dia lagi.
Ketua umum partainya kata Puan tak perlu turun tangan perihal penyebutan nama Koster dalam kasus proyek di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Sopir mantan Wakil Direktur keuangan Grup Permai Yulianis kembali menyebut Koster menerima 'fee' yang diantarkannya.
Hal tersebut disampaikan sopir Yulianis itu di persidangan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) hari ini. Jika tersangkut kasus hukum, partai, kata dia, siap memberikan bantuan hukum bagi Koster.
"Sudah memanggil dan dari dulu dipanggil, enggak perlu dipanggil berkali-kali," tutupnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
INTERNASIONAL
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




