Lippo Siapkan Investasi Rp 3 T di Sulawesi Tenggara
Jumat, 2 November 2012 | 15:46 WIB
Perseroan juga berencana membangun hotel dengan kapasitas 300 sampai 400 kamar.
Lippo Grup siap menanamkan investasi sekitar Rp 3 triliun untuk berbagai sektor usaha di Sulawesi Tenggara (Sultra).
"Sultra daerah potensial untuk ekspansi bisnis dan pemerintah serta masyarakatnya memiliki semangat kerja tinggi," kata Chairman Lippo Grup Dr James Riyadi di Kendari, Jumat (2/11).
Lippo Grup baru mewujudkan investasi pada sektor pusat perbelanjaan, namun dimasa mendatang berencana di sektor sarana kesehatan, pendidikan dan perhotelan.
"Lippo memandang Sultra sebagai daerah yang berkembang pesat dengan kebutuhan masyarakat yang bervariasi. Ini harus dijawab dengan kehadiran investasi serius, maka Lippo membidik pembangunan hotel dengan kapasitas 300 sampai 400 kamar," kata James.
Ia mengajak masyarakat maupun kalangan pelaku bisnis di daerah ini untuk bermitra dengan Lippo Grup dalam mempercepat pembangunan daerah.
Gubernur Nur Alam mengundang Lippo Grup untuk menanamkan modalnya di berbagai sektor di daerah ini dan pemerintah siap memberi kemudahan sesuai kapasitas yang dimiliki.
"Pemerintah Kota Kendari dan Pemerintah Sultra siap bermitra dengan investor untuk mengoptimalkan sejumlah lokasi strategis, antara lain, eks rumah sakit provinsi dan lahan sekitar stadion Lakinde serta Gedung KONI," kata Nur Alam.
"Kerjasama dengan investor dalam membangunan infrastruktur tidak akan menghilangkan aset pemerintah. Bahkan dalam kurun waktu kerja sama sekitar 30 tahun memberi pendapatan bagi daerah dan kepemilikan kembali kepada pemerintah dan masyarakat," tambahnya.
Nur Alam menambahkan kehadiran pusat perbelanjaan tidak menjadi ancaman usaha kecil dan menengah, justeru menjadi mitra pemasok barang dan jasa.
Lippo Grup siap menanamkan investasi sekitar Rp 3 triliun untuk berbagai sektor usaha di Sulawesi Tenggara (Sultra).
"Sultra daerah potensial untuk ekspansi bisnis dan pemerintah serta masyarakatnya memiliki semangat kerja tinggi," kata Chairman Lippo Grup Dr James Riyadi di Kendari, Jumat (2/11).
Lippo Grup baru mewujudkan investasi pada sektor pusat perbelanjaan, namun dimasa mendatang berencana di sektor sarana kesehatan, pendidikan dan perhotelan.
"Lippo memandang Sultra sebagai daerah yang berkembang pesat dengan kebutuhan masyarakat yang bervariasi. Ini harus dijawab dengan kehadiran investasi serius, maka Lippo membidik pembangunan hotel dengan kapasitas 300 sampai 400 kamar," kata James.
Ia mengajak masyarakat maupun kalangan pelaku bisnis di daerah ini untuk bermitra dengan Lippo Grup dalam mempercepat pembangunan daerah.
Gubernur Nur Alam mengundang Lippo Grup untuk menanamkan modalnya di berbagai sektor di daerah ini dan pemerintah siap memberi kemudahan sesuai kapasitas yang dimiliki.
"Pemerintah Kota Kendari dan Pemerintah Sultra siap bermitra dengan investor untuk mengoptimalkan sejumlah lokasi strategis, antara lain, eks rumah sakit provinsi dan lahan sekitar stadion Lakinde serta Gedung KONI," kata Nur Alam.
"Kerjasama dengan investor dalam membangunan infrastruktur tidak akan menghilangkan aset pemerintah. Bahkan dalam kurun waktu kerja sama sekitar 30 tahun memberi pendapatan bagi daerah dan kepemilikan kembali kepada pemerintah dan masyarakat," tambahnya.
Nur Alam menambahkan kehadiran pusat perbelanjaan tidak menjadi ancaman usaha kecil dan menengah, justeru menjadi mitra pemasok barang dan jasa.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




