Tiba dari Laos, SBY Langsung Gelar Rapat Kabinet di Halim
Selasa, 6 November 2012 | 18:11 WIB
Membahas tiga topik penting.
Pesawat Boeing A330-300 milik PT Garuda Indonesia yang ditumpangi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ibu Ani Yudhoyono beserta rombongan mendarat mulus di Halim Perdana Kusumah, hari ini pukul 16.30 WIB.
Begitu tiba, Presiden dan Ibu diterima Wapres Boediono menuju ruang rapat untuk sidang terbatas KIB II.
Dalam ucapan terimakasihnya sebelum meninggalkan pesawat, SBY mengatakan rapat terbatas membahas tiga topik penting. Pertama, gelar pahlawan kepada Bung Karno dan Bung Hatta yang akan diumumkan Rabu besok. Kedua, acara Bali Democracy Forum yang akan digelar 8-9 November di Bali. Ketiga, kasus kekerasan di Lampung. Presiden juga ingin mendengar isu-isu aktual yang berkembang di Indonesia selama dirinya berada di luar negeri.
Presiden dan rombongan meninggalkan Tanah Air Selasa (30/10) pagi menuju London, menjadi tamu negara Kerajaan Inggris Raya. Diterima dengan upacara kerajaan di Buckingham oleh Ratu Elisabeth II, Rabu (31/10), Presiden dan Ibu Negara mendapat kehormatan menginap tiga malam di Istana yang sudah berusia ratusan tahun itu.
Pada jamuan makan malam, Ratu Inggris memuji SBY yang dinilainya sukses melakukan transformasi di Indonesia.
Pembangunan ekonomi sukses dijalankan bersamaaan dengan demokrasi.
Selain melakukan pembicaraan bilateral dengan Ratu Elisabeth II dan PM David Cameron, Presiden juga bertemu dengan sejumlah pimpinan lembaga pemerintahan dan menyaksikan MoU sejumlah lembaga dan perusahaan multinasinoal yang bermarkas di Inggris seperri British Petroleum, Jardine Group, dan Prudential.
Presiden dan rombongan antara lain diterima oleh pimpinan House of Lord, semacam DPD di Indonesia dan Royal College of Defence, Lehamnas-nya Ingris.
Di bidang miiter, pendidikan, dan bisnis, Presiden menyaksikan penandatanganan sejumlah MoU.
Pada pertemuan multilateral, Presiden menghadiri pembahasan tim kecil yang menggodok topik pasca-MDGs 2015. Presiden SBY bersama PM Inggris da Liberia merupakan co-chair high panel discussion yang membahas eganda pasca-MDGs 2015.
Meninggalkan London, Sabtu (3/11), Presiden dan Ibu Negara beserta rombongan menuju Vientiane, Laos, menghadiri KTT ASEM ke-9. Presiden diterima dengan upaca kenegaraan dengan oleh Presiden Laos, Minggu (4/11) dan nenyaksikan MoU antara Menlu RI dan Menlu Laos. Presiden di Laos juga dalam rangka menghadiri KTT ASEM ke-9
Pesawat Boeing A330-300 milik PT Garuda Indonesia yang ditumpangi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ibu Ani Yudhoyono beserta rombongan mendarat mulus di Halim Perdana Kusumah, hari ini pukul 16.30 WIB.
Begitu tiba, Presiden dan Ibu diterima Wapres Boediono menuju ruang rapat untuk sidang terbatas KIB II.
Dalam ucapan terimakasihnya sebelum meninggalkan pesawat, SBY mengatakan rapat terbatas membahas tiga topik penting. Pertama, gelar pahlawan kepada Bung Karno dan Bung Hatta yang akan diumumkan Rabu besok. Kedua, acara Bali Democracy Forum yang akan digelar 8-9 November di Bali. Ketiga, kasus kekerasan di Lampung. Presiden juga ingin mendengar isu-isu aktual yang berkembang di Indonesia selama dirinya berada di luar negeri.
Presiden dan rombongan meninggalkan Tanah Air Selasa (30/10) pagi menuju London, menjadi tamu negara Kerajaan Inggris Raya. Diterima dengan upacara kerajaan di Buckingham oleh Ratu Elisabeth II, Rabu (31/10), Presiden dan Ibu Negara mendapat kehormatan menginap tiga malam di Istana yang sudah berusia ratusan tahun itu.
Pada jamuan makan malam, Ratu Inggris memuji SBY yang dinilainya sukses melakukan transformasi di Indonesia.
Pembangunan ekonomi sukses dijalankan bersamaaan dengan demokrasi.
Selain melakukan pembicaraan bilateral dengan Ratu Elisabeth II dan PM David Cameron, Presiden juga bertemu dengan sejumlah pimpinan lembaga pemerintahan dan menyaksikan MoU sejumlah lembaga dan perusahaan multinasinoal yang bermarkas di Inggris seperri British Petroleum, Jardine Group, dan Prudential.
Presiden dan rombongan antara lain diterima oleh pimpinan House of Lord, semacam DPD di Indonesia dan Royal College of Defence, Lehamnas-nya Ingris.
Di bidang miiter, pendidikan, dan bisnis, Presiden menyaksikan penandatanganan sejumlah MoU.
Pada pertemuan multilateral, Presiden menghadiri pembahasan tim kecil yang menggodok topik pasca-MDGs 2015. Presiden SBY bersama PM Inggris da Liberia merupakan co-chair high panel discussion yang membahas eganda pasca-MDGs 2015.
Meninggalkan London, Sabtu (3/11), Presiden dan Ibu Negara beserta rombongan menuju Vientiane, Laos, menghadiri KTT ASEM ke-9. Presiden diterima dengan upaca kenegaraan dengan oleh Presiden Laos, Minggu (4/11) dan nenyaksikan MoU antara Menlu RI dan Menlu Laos. Presiden di Laos juga dalam rangka menghadiri KTT ASEM ke-9
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




