Sumaryoto Bantah Minta Upeti ke Merpati
Kamis, 8 November 2012 | 16:42 WIB
Bantah tidak pernah meminta dan menerima upeti dari BUMN penerbangan yang fokus di wilayah Timur tersebut.
Sumaryoto, satu dari delapan nama anggota DPR yang disebut Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan sebagai oknum yang meminta jatah PT Merpati Nusantara Airlines akhirnya angkat bicara.
Sumaryoto secara tegas membantah dirinya tidak pernah meminta dan menerima upeti dari BUMN penerbangan yang fokus di wilayah Timur tersebut. "Saya sama sekali tidak meminta dan tidak menerima sepeserpun dari Merpati baik dirut lama dan dirut baru," kata Sumaryoto di Semarang, Kamis (8/11).
Sumaryoto yang saat ini duduk di Komisi XI DPR ini meminta kepada pihak-pihak yang melontarkan tuduhan tersebut untuk membuktikan dengan bukti otentik. Pernyataan Dahlan juga harus dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. "Mengapa tidak disertai bukti-bukti yang valid. Saya juga mempertanyakan apakah Menteri BUMN ini sudah mendapatkan bukti dari dirut Merpati yang baru," kata dia.
Sumaryoto telah mengetahui bahwa yang memberikan informasi kepada Dahlan Iskan adalah direktur utama Merpati Nusantra Airlines saat ini yaitu Rudy Setyopurnomo. "Katanya yg ngomng begitu dirut baru yang belum lama ini menjabat yaitu Rudi," kata dia.
Dia juga menyatakan secara tegas siap diperiksa Badan Kehormatan DPR. Bahkan dia tidak gentar apabila ada yang melaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sumaryoto juga mempersilahkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk memeriksa dan mengaudit aliran transaksi dari dan ke rekening diirnya. Bila dipandang perlu, dirinya siap melakukan pembuktian terbalik.
Sumaryoto, satu dari delapan nama anggota DPR yang disebut Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan sebagai oknum yang meminta jatah PT Merpati Nusantara Airlines akhirnya angkat bicara.
Sumaryoto secara tegas membantah dirinya tidak pernah meminta dan menerima upeti dari BUMN penerbangan yang fokus di wilayah Timur tersebut. "Saya sama sekali tidak meminta dan tidak menerima sepeserpun dari Merpati baik dirut lama dan dirut baru," kata Sumaryoto di Semarang, Kamis (8/11).
Sumaryoto yang saat ini duduk di Komisi XI DPR ini meminta kepada pihak-pihak yang melontarkan tuduhan tersebut untuk membuktikan dengan bukti otentik. Pernyataan Dahlan juga harus dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. "Mengapa tidak disertai bukti-bukti yang valid. Saya juga mempertanyakan apakah Menteri BUMN ini sudah mendapatkan bukti dari dirut Merpati yang baru," kata dia.
Sumaryoto telah mengetahui bahwa yang memberikan informasi kepada Dahlan Iskan adalah direktur utama Merpati Nusantra Airlines saat ini yaitu Rudy Setyopurnomo. "Katanya yg ngomng begitu dirut baru yang belum lama ini menjabat yaitu Rudi," kata dia.
Dia juga menyatakan secara tegas siap diperiksa Badan Kehormatan DPR. Bahkan dia tidak gentar apabila ada yang melaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sumaryoto juga mempersilahkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk memeriksa dan mengaudit aliran transaksi dari dan ke rekening diirnya. Bila dipandang perlu, dirinya siap melakukan pembuktian terbalik.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




