Yang Optimistis Lewati Ambang Batas

Jumat, 25 Juni 2010 | 16:30 WIB
MM
B
Penulis: Maria Gabrielle/ Said Mashur | Editor: B1

Partai Gerindra dan Partai Hanura optimistis bisa melewati ketentuan ambang batas (parliamentary threshold) lima persen yang rencananya akan diterapkan pada pemilu mendatang, karena dua partai tersebut sudah menyiapkan kaderisasi.

"Ini suatu tantangan bagi kita, yang memang berniat untuk partai ini akan tetap di dalam," kata Sekjen Hanura  Fauzi Abdullah, di Gedung DPR, Jakarta, hari ini.

Sekjen Gerindra Ahmad Muzani menjelaskan, kalau selama ini partai Gerindra tidak menyetujui ambang batas lima persen, hal itu bukan karena Gerindra takut tersisih dari parlemen melainkan karena khawatir aspirasi rakyat hilang.
 
"Dengan ambang batas 2,5 persen saja kemarin ada sekitar 18 ribu suara terbuang. Kalau lima persen maka akan ada sekitar 30 ribu suara lebih," kata dia.
 
Komisi II DPR saat ini membahas revisi UU Pemilu No 10 tahun 2008.  Salah satu yang akan direvisi adalah ambang batas partai politik di parlemen untuk Pemilu 2014 mendatang.  
 
Partai Golkar mengusulkan kenaikan persentase ambang batas tersebut. Berpidato dalam Rapat Koordinasi Nasional Golkar 5-6 Juni silam, Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie mengatakan, alasan untuk menaikan ambang batas tersebut demi efektivitas berdemokrasi dan penyederhanaan partai.
 
Bila usulan revisi penetapan ambang batas itu disetujui, maka hampir bisa dipastikan hanya akan ada lima  partai yang bisa mengirimkan wakilnya ke Senayan. Kelima partai itu  adalah Demokrat, PDIP, Golkar, PKS, PPP dan PAN.
 
Wakil Sekjen Partai Golkar, Nurul Arifin menyatakan, alasan Golkar mendukung ambang batas bukan untuk mengambil kesempatan dari partai-partai kecil.
 
"Ini untuk efektivitas dalam demokrasi politik lah, partai-partai kecil diharapkan bisa berafiliasi," kata Nurul.

Pekan lalu, Muzani menganggap ketentuan ambang batas lima persen bertendensi menyingkirkan partai-partai kecil mengirimkan wakil-wakilnya  Senayan.

 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon