Pasca Kecelakaan, Novi Trauma Bawa Mobil
Selasa, 13 November 2012 | 02:49 WIB
"Biasa saja. Trauma ada, tapi trauma enggak berani bawa mobil."
Novi Amelia mengungkapkan perasaannya pasca kecelakaan pada 11 Oktober 2012, yang membuat delapan orang tertabrak oleh mobil miliknya.
"Biasa saja. Trauma ada, tapi trauma enggak berani bawa mobil," ungkapnya saat ditemui bersama kuasa hukumnya di kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (12/11).
Novi sendiri yang sebelumnya diduga berada dalam kondisi dibawah pengaruh narkotika dan alkohol sebelum menabrak para korban, dipastikan oleh kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, bahwa kliennya murni mengidap penyakit kejiwaan.
Ini dikarenakan ia mengaku sering mendengar bisikan-bisikan misterius yang membuatnya panik ketakutan.
"Ada dokter yang menangani. Nanti saya tunjukin (bukti-bukti Novi mengidap kelainan jiwa) kalau ada persidangan. Sekarang Novi melakukan rawat jalan, kontrol seminggu sekali. Yang mengobati Novi sudah termasuk ahli. Mereka punya sistem pemeriksaan yang lengkap," jelas Chris.
Meski saat ini mengaku mengidap kelainan jiwa, namun Novi menjelaskan tidak ada hubungannya dengan masa kecilnya.
"Masa kecil saya bahagia, walaupun hidup sederhana di Medan. Saya juga enggak pernah konsumsi narkoba. Kalau minum dan dugem ya sekali-sekali lah," tuntasnya.
Novi Amelia mengungkapkan perasaannya pasca kecelakaan pada 11 Oktober 2012, yang membuat delapan orang tertabrak oleh mobil miliknya.
"Biasa saja. Trauma ada, tapi trauma enggak berani bawa mobil," ungkapnya saat ditemui bersama kuasa hukumnya di kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (12/11).
Novi sendiri yang sebelumnya diduga berada dalam kondisi dibawah pengaruh narkotika dan alkohol sebelum menabrak para korban, dipastikan oleh kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, bahwa kliennya murni mengidap penyakit kejiwaan.
Ini dikarenakan ia mengaku sering mendengar bisikan-bisikan misterius yang membuatnya panik ketakutan.
"Ada dokter yang menangani. Nanti saya tunjukin (bukti-bukti Novi mengidap kelainan jiwa) kalau ada persidangan. Sekarang Novi melakukan rawat jalan, kontrol seminggu sekali. Yang mengobati Novi sudah termasuk ahli. Mereka punya sistem pemeriksaan yang lengkap," jelas Chris.
Meski saat ini mengaku mengidap kelainan jiwa, namun Novi menjelaskan tidak ada hubungannya dengan masa kecilnya.
"Masa kecil saya bahagia, walaupun hidup sederhana di Medan. Saya juga enggak pernah konsumsi narkoba. Kalau minum dan dugem ya sekali-sekali lah," tuntasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




