Dahlan Iskan Dikritik Cuma Baca Kesimpulan Audit BPK

Selasa, 13 November 2012 | 14:39 WIB
EC
B
Penulis: Ezra Sihite/ Wisnu Cipto | Editor: B1
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan. (FOTO:JG Photo/Safir Makki)
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan. (FOTO:JG Photo/Safir Makki)
Dahlan Iskan akhirnya mengaku memang hanya membaca resume hasil audit BPK yang menunjukkan inefisiensi PLN hingga Rp37,6 triliun.

Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Dewi Aryani dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyayangkan mantan Direktur Utama Perusahaan Listrik  Negara (PLN) Dahlan Iskan yang tidak membaca hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tentang PLN secara lengkap
 
"Apakah Pak Dahlan sudah betul-betul membaca halaman per halaman? Dari sini saja kelihatan Pak Dahlan tidak ada niat baik membaca hasil audit BPK," kata Dewi, saat rapat dengan  Dahlan Iskan di ruang Komisi VII, gedung Parlemen, Senayan, hari ini.

Menurut Dewi, dalam laporan lengkap audit BPK yang  mengindikasikan inefisiensi PLN selama dua tahun tersebut justru terdapat 52 rekomendasi yang ternyata tidak dibaca oleh Dahlan yang kini menjabat menteri BUMN ini.

Dalam rapat Komisi VII hari ini hadir pula antara lain Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro, direktur utama PLN dan Kepala BP Migas.

"Kami hampir 50 (anggota) hadir saya kasihan teman-teman (membaca) detail, setidaknya tolong Pak Dahlan untuk baca ulang," tandas politikus PDIP itu..

Kepada DPR, Dahlan Iskan akhirnya mengaku memang hanya membaca resume hasil audit BPK yang menunjukkan inefisiensi PLN hingga Rp37,6 triliun. "Saya baca summarynya," ujar dia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon