Tak Ada Kejutan dalam Kongres Partai Komunis China
Rabu, 14 November 2012 | 15:40 WIB
Xi Jinping (kini wapres) dan Li Keqiang (kini wakil perdana menteri) akan menjadi Presiden China dan Perdana Menteri China yang baru pada Maret 2013.
Kongres Partai Komunis China yang baru saja ditutup hari ini memberi secuil informasi tentang pergantian generasi pemimpin China, setelah Xi Jinping (kini wakil presiden) dan Li Keqiang (kini wakil perdana menteri), mulai melangkahkan kakinya menuju Presiden China dan Perdana Menteri China yang baru.
Xi dan Li terpilih menjadi anggota Komite Sentral partai pada ujung penyelenggaraan kongres, walau keputusan itu sebelumnya tak pernah benar-benar ditolak.
2,270 orang anggota delegasi partai komunis dari berbagai penjuru China memilih nama-anama calon anggota Komite Sentral dalam pemilihan tertutup. Komite Sentral adalah dewan pelaksana partai yang terdiri atas 200 orang anggota penuh dan 170 orang anggota biasa (yang tak punya hak suara).
Komite Sentral pada Kamis besok akan menunjuk Politburo (yang terdiri atas beberapa lusin anggota) dan Politburo Komite Utama (Standing Committee; ring utama kekuasaan di China yang terdiri atas 7 orang; berkurang dari 9 orang sebelum ini).
Tak da kejutan. Xi sudah lama diperkirakan akan mengambil alih kursi Hu Jintao, pertama sebagai ketua partai, lalu diangkat sebagai presiden China dalam sidang tahunan parlemen yang biasanya diselenggarakan pada Maret. Sedangkan Li dirancang menjadi pengganti Perdana Menteri Wen Jiabao.
Seluruh 8 pejabat utama yang mempunyai kans menjadi anggota Standing Committee otomatis masuk juga menjadi anggota Komite Sentral.
Mereka antara lain adalah ekonom yang terdidik di Korea Utara, Zhang Dejiang, ahli bisnis Wang Qishan, Menteri Organisasi Partai, Li Yuanchao, Ketua Partai Komunis Tianjin, Zhang Gaoli, dan Menteri Media, Liu Yunshan.
Setelah berhari-hari pertunjukan retorika dan pidato soal persatuan partai, kongres lima tahunan itu secara sepakat menyetujui laporan presiden China Jintao soal "keadaan bangsa", serta merevisi bagian dari konstitusi partai untuk membuka ruang bagi teori sang presiden soal pembangunan berkelanjutan dan merata.
Kongres Partai Komunis China yang baru saja ditutup hari ini memberi secuil informasi tentang pergantian generasi pemimpin China, setelah Xi Jinping (kini wakil presiden) dan Li Keqiang (kini wakil perdana menteri), mulai melangkahkan kakinya menuju Presiden China dan Perdana Menteri China yang baru.
Xi dan Li terpilih menjadi anggota Komite Sentral partai pada ujung penyelenggaraan kongres, walau keputusan itu sebelumnya tak pernah benar-benar ditolak.
2,270 orang anggota delegasi partai komunis dari berbagai penjuru China memilih nama-anama calon anggota Komite Sentral dalam pemilihan tertutup. Komite Sentral adalah dewan pelaksana partai yang terdiri atas 200 orang anggota penuh dan 170 orang anggota biasa (yang tak punya hak suara).
Komite Sentral pada Kamis besok akan menunjuk Politburo (yang terdiri atas beberapa lusin anggota) dan Politburo Komite Utama (Standing Committee; ring utama kekuasaan di China yang terdiri atas 7 orang; berkurang dari 9 orang sebelum ini).
Tak da kejutan. Xi sudah lama diperkirakan akan mengambil alih kursi Hu Jintao, pertama sebagai ketua partai, lalu diangkat sebagai presiden China dalam sidang tahunan parlemen yang biasanya diselenggarakan pada Maret. Sedangkan Li dirancang menjadi pengganti Perdana Menteri Wen Jiabao.
Seluruh 8 pejabat utama yang mempunyai kans menjadi anggota Standing Committee otomatis masuk juga menjadi anggota Komite Sentral.
Mereka antara lain adalah ekonom yang terdidik di Korea Utara, Zhang Dejiang, ahli bisnis Wang Qishan, Menteri Organisasi Partai, Li Yuanchao, Ketua Partai Komunis Tianjin, Zhang Gaoli, dan Menteri Media, Liu Yunshan.
Setelah berhari-hari pertunjukan retorika dan pidato soal persatuan partai, kongres lima tahunan itu secara sepakat menyetujui laporan presiden China Jintao soal "keadaan bangsa", serta merevisi bagian dari konstitusi partai untuk membuka ruang bagi teori sang presiden soal pembangunan berkelanjutan dan merata.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
INTERNASIONAL
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




