Ketua FA Bantah Tuduhan Rasisme
Jumat, 16 November 2012 | 08:16 WIB
Herbert mengkritik FA dan Chelsea karena tidak melaporkan kejadian atau tuduhan kepada polisi.
Ketua Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) David Bernstein membela badan pengelola pertandingan Inggris atas tuduhan adanya rasisme dalam institusi tersebut.
Tuduhan tersebut dinyatakan Ketua Himpunan Black Lawyers (SBL) Peter Herbert yang juga mengkritik tim juara Piala Eropa Chelsea setelah polisi melakukan penyelidikan terhadap wasit Mark Clattenburg.
Chelsea menyatakan keberatan kepada FA bahwa wasit menggunakan istilah umum dan diartikan sebagai tindakan rasisme oleh pemain asal Nigeria John Obi Mikel saat bertanding melawan Manchester United.
Kendati klub tidak melaporkan masalah itu ke polisi, namun SBL melayangkan protes kepada polisi metropolitan London. Namun, polisi tidak melakukan tindak lanjut karena tidak ada korban yang melapor.
Hal itu memicu Herbert mengkritik FA dan Chelsea karena tidak melaporkan kejadian atau tuduhan kepada polisi.
"Hal yang salah dan tidak membantu ini sepertinya aneh karena upaya yang progresif dan bertanggung jawab yang dilakukan dalam pertandingan dengan dukungan pemerintah Inggris dalam menyelesaikan masalah serius tersebut," kata Bernstein. "FA akan terus mengerjakan proses membasmi seluruh bentuk diskriminasi dalam sepak bola."
Sementara itu, Herbert menuduh ada kesepakatan kecil antara Chelsea dengan FA untuk tidak melaporkan masalah ini kepada Polisi Metropolitan namun menyuruh mereka untuk berurusan dengan FA.
Namun Ketua Asosiasi Pesepak Bola Profesional Inggris, Clarke Carlisle, membela Chelsea dan FA. "Saya rasa lebih baik jika hal ini tetap diserahkan kepada Chelsea dan FA untuk menghindari kasus lain kepada kepolisian metropolitan," ujar Carlisle.
"Kami harus percaya Chelsea telah menyelesaikan dengan baik dan FA akan sepakat dengan tim itu dan melaporkan ke polisi jika memang diperlukan," kata Carlisle.
Ketua Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) David Bernstein membela badan pengelola pertandingan Inggris atas tuduhan adanya rasisme dalam institusi tersebut.
Tuduhan tersebut dinyatakan Ketua Himpunan Black Lawyers (SBL) Peter Herbert yang juga mengkritik tim juara Piala Eropa Chelsea setelah polisi melakukan penyelidikan terhadap wasit Mark Clattenburg.
Chelsea menyatakan keberatan kepada FA bahwa wasit menggunakan istilah umum dan diartikan sebagai tindakan rasisme oleh pemain asal Nigeria John Obi Mikel saat bertanding melawan Manchester United.
Kendati klub tidak melaporkan masalah itu ke polisi, namun SBL melayangkan protes kepada polisi metropolitan London. Namun, polisi tidak melakukan tindak lanjut karena tidak ada korban yang melapor.
Hal itu memicu Herbert mengkritik FA dan Chelsea karena tidak melaporkan kejadian atau tuduhan kepada polisi.
"Hal yang salah dan tidak membantu ini sepertinya aneh karena upaya yang progresif dan bertanggung jawab yang dilakukan dalam pertandingan dengan dukungan pemerintah Inggris dalam menyelesaikan masalah serius tersebut," kata Bernstein. "FA akan terus mengerjakan proses membasmi seluruh bentuk diskriminasi dalam sepak bola."
Sementara itu, Herbert menuduh ada kesepakatan kecil antara Chelsea dengan FA untuk tidak melaporkan masalah ini kepada Polisi Metropolitan namun menyuruh mereka untuk berurusan dengan FA.
Namun Ketua Asosiasi Pesepak Bola Profesional Inggris, Clarke Carlisle, membela Chelsea dan FA. "Saya rasa lebih baik jika hal ini tetap diserahkan kepada Chelsea dan FA untuk menghindari kasus lain kepada kepolisian metropolitan," ujar Carlisle.
"Kami harus percaya Chelsea telah menyelesaikan dengan baik dan FA akan sepakat dengan tim itu dan melaporkan ke polisi jika memang diperlukan," kata Carlisle.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




