Smartphone Geser Kamera Digital

Rabu, 21 November 2012 | 20:59 WIB
AJ
B
Penulis: AFP/ Liberty Jemadu | Editor: B1
Ilustrasi kamera digital
Ilustrasi kamera digital (AFP)
"Kita mungkin sedang melihat awal dari keruntuhan kamera saku," analis

Naiknya popularitas telepon seluler pintar atau smartphone - yang biasanya dilengkapi dua kamera berkualitas tinggi - mengurangi permintaan terhadap kamera digital. Sebelumnya perkembangan smartphone juga menggerus pasar game konsol dan pemutar musik digital.

Tidak hanya kamera digital, para analis mengatakan bahwa smartphone sudah memukul seluruh sektor industri fotografi yang sebelumnya dikuasai Jepang dengan merk-merk seperti Canon, Olympus, Sony, dan Nikon.

"Kita mungkin sedang melihat awal dari keruntuhan pasar kamera kompak (kamera saku)," kata Nobuo Kurahashi, analis dari Mizuho Investors Securities kepada AFP Rabu (21/11).

Perhitungan yang dirilis asosiasi produk kamera dan gambar Jepang, menguatkan pendapat para analis.

Pada September silam pengiriman kamera digital global dari vendor-vendor Jepang turun sekitar 42 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, menjadi 7,58 juta unit. Dari jumlah itu kamera saku mengalami penurunan sebanyak 48 persen.

Sementara untuk kamera dengan harga menengah ke atas mengalami penurunan kecil sekitar 7,4 persen pada periode itu.

Penyebab penurunan itu disebabkan oleh krisis ekonomi yang menghantam Eropa dan akibat ketegangan diplomatik dengan China yang menyebabkan banyak produk Jepang diboikot di negara tirai bambu tersebut.

Smartphone sendiri menjadi rival yang kuat bagi kamera saku karena menyediakan kemampuan lengkap dalam satu paket, mulai dari foto dengan kualitas tinggi, komputer, dan kemampuan untuk koneksi dengan internet.

"Pasar kamera saku digital jatuh dalam kecepatan tinggi dan skala yang di luar perkiraan kami, akibat berkembangnya smartphone berkemampuan kamera di seluruh dunia," kata Presiden Olympus Hiroyuki Sasa dalam sebuah kesempatan pada bulan ini.

Olympus mengakui bisnis kameranya kehilangan banyak uang di paruh pertama tahun fiskal 2012 akibat perkembangan smartphone yang tinggi dan akibat terus menguatnya mata uang Jepang.

Akibatnya kini banyak vendor yang berusaha untuk meningkatkan kualitas gambar kamera mereka, menambah fitur lain seperti fitur antiair dan akses ke interenet, yang bisa dimanfaatkan pengguna untuk menampilkan foto-foto mereka di media sosial.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon