Hari Peringatan Kecelakaan Lalin Sedunia, Korlantas Polri Gelar Sarasehan
Sabtu, 24 November 2012 | 16:59 WIB
Setiap jam tiga orang meninggal sia-sia karena kecelakaan lalu lintas.
Tidak banyak yang mengetahui, ternyata kepolisian di seluruh dunia memiliki hari Peringatan Kecelakaan Lalu Lintas yang diperingati setiap tanggal 16 November 2012.
Sejumlah korps polisi di dunia melakukan berbagai aktivitas untuk memperingatinya, termasuk Korps Lantas Polri yang menggelar Sarasehan Hari Peringatan Kecelakaan Lalu Lintas Sedunia, Jumat (23/11)
Acara yang digelar di gedung Korlantas Polri, MT Haryono, Jakarta Selatan tersebut dihadiri sejumlah Pemimpin Redaksi Media Massa, Purnawirawan Korlantas, Kadiv Humas Polri, dan sejumlah korban kecelakaan lalu lintas di Indonesia.
Data terbaru yang diperoleh Korlantas, kecelakaan di tanah air mengalami peningkatan yang cukup memprihatinkan. Setiap hari, 80 hingga 85 orang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas setiap hari. Jika dihitung rata-rata, setiap jam tiga orang meninggal sia-sia karena kecelakaan lalu lintas.
“Kami tidak akan lelah untuk menyosialisasikan Jadilah pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Budayakan Keselamatan sebagai kebutuhan dalam setiap aktivitas yang kami jalankan," ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs Pudji Hartanto.
"Target kami adalah menekan angka kecelakaan lalu lintas sebagaimana yang telah diamanatkan PBB dan Undang-Undang No 22 tahun 2009 bidang LLAJ untuk menjadi penyelanggara keselamatan berlalu lintas dengan berbagai terapannya,” imbuh Pudji dihadapan para peserta sarasehan.
Dalam acara itu Korlantas bersama mitra kerja, memberikan kaki palsu bagi para korban kecelakaan. Salah seorang penerima kaki palsu menyatakan, penyesalannya akibat tidak mematuhi peraturan lalu lintas, sehingga harus mengalami kecelakaan yang merenggut kakinya.
“Kalau bisa, cukup kami saja yang merasakan akibatnya,” terang pria asal Pekanbaru yang tergabung dalam ikatan korban kecelakaan lalu lintas tersebut.
Pudji Hartanto juga menyematkan Pin pelopor Keselamatan kepada pemimpin redaksi media massa dan purnawirawan serta mitra kerja yang ikut mengampanyekan Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas.
“Kami akan terus mencari pelopor-pelopor keselamatan dan terus mensosialisasikan kepada khalayak, keluarga dan orang dekat, sehingga angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan,” lanjut Pudji.
Bersamaan dengan Peringatan Hari Kecelakaan Lalu Lintas Dunia itu, Pudji juga meresmikan nama Gedung NTMC Polri dengan Nama U.E Medellu, mantan Direktur Lalu Lintas Mabes Polri dan memberikan penghargaan kepada keluarganya atas jasa U.E Medellu terhadap Korlantas.
Tidak banyak yang mengetahui, ternyata kepolisian di seluruh dunia memiliki hari Peringatan Kecelakaan Lalu Lintas yang diperingati setiap tanggal 16 November 2012.
Sejumlah korps polisi di dunia melakukan berbagai aktivitas untuk memperingatinya, termasuk Korps Lantas Polri yang menggelar Sarasehan Hari Peringatan Kecelakaan Lalu Lintas Sedunia, Jumat (23/11)
Acara yang digelar di gedung Korlantas Polri, MT Haryono, Jakarta Selatan tersebut dihadiri sejumlah Pemimpin Redaksi Media Massa, Purnawirawan Korlantas, Kadiv Humas Polri, dan sejumlah korban kecelakaan lalu lintas di Indonesia.
Data terbaru yang diperoleh Korlantas, kecelakaan di tanah air mengalami peningkatan yang cukup memprihatinkan. Setiap hari, 80 hingga 85 orang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas setiap hari. Jika dihitung rata-rata, setiap jam tiga orang meninggal sia-sia karena kecelakaan lalu lintas.
“Kami tidak akan lelah untuk menyosialisasikan Jadilah pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Budayakan Keselamatan sebagai kebutuhan dalam setiap aktivitas yang kami jalankan," ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs Pudji Hartanto.
"Target kami adalah menekan angka kecelakaan lalu lintas sebagaimana yang telah diamanatkan PBB dan Undang-Undang No 22 tahun 2009 bidang LLAJ untuk menjadi penyelanggara keselamatan berlalu lintas dengan berbagai terapannya,” imbuh Pudji dihadapan para peserta sarasehan.
Dalam acara itu Korlantas bersama mitra kerja, memberikan kaki palsu bagi para korban kecelakaan. Salah seorang penerima kaki palsu menyatakan, penyesalannya akibat tidak mematuhi peraturan lalu lintas, sehingga harus mengalami kecelakaan yang merenggut kakinya.
“Kalau bisa, cukup kami saja yang merasakan akibatnya,” terang pria asal Pekanbaru yang tergabung dalam ikatan korban kecelakaan lalu lintas tersebut.
Pudji Hartanto juga menyematkan Pin pelopor Keselamatan kepada pemimpin redaksi media massa dan purnawirawan serta mitra kerja yang ikut mengampanyekan Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas.
“Kami akan terus mencari pelopor-pelopor keselamatan dan terus mensosialisasikan kepada khalayak, keluarga dan orang dekat, sehingga angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan,” lanjut Pudji.
Bersamaan dengan Peringatan Hari Kecelakaan Lalu Lintas Dunia itu, Pudji juga meresmikan nama Gedung NTMC Polri dengan Nama U.E Medellu, mantan Direktur Lalu Lintas Mabes Polri dan memberikan penghargaan kepada keluarganya atas jasa U.E Medellu terhadap Korlantas.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




