Jafar Hafsah Ingin Pimpin PB Pelti
Sabtu, 24 November 2012 | 17:51 WIB
Ketua Fraksi Partai Demokrat di MPR itu mengaku aktif berolahraga tenis.
Ketua Fraksi Partai Demokrat (F-PD) di MPR, Jafar Hafsah, menyatakan dirinya siap untuk meramaikan pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Olahraga Tenis Indonesia (Pelti) yang berlangsung di Manado, sejak kemarin hingga besok, Minggu (25/11).
Sebagai salah satu alasan, Jafar mengaku bahwa dirinya memang tidak hanya aktif di dunia politik, tetapi juga aktif dalam kegiatan olahraga tenis.
"Bagi saya, sudah 40 tahun tenis merupakan olahraga yang tidak dapat dipisahkan dan dipertukarkan dengan olahraga lainnya. Seminggu tiga kali saya bersama istri menyempatkan diri untuk berolahraga tenis," kata Jafar, dalam keterangan persnya yang diterima wartawan di Jakarta, Sabtu (24/11).
"Terkadang politik suka bikin suntuk. Tapi setelah main tenis 2 jam, segar lagi dan bikin semangat," ungkapnya pula.
Saking hobinya dengan tenis, menurut Jafar, bahkan setiap datang atau kunjungan ke daerah pemilihan (dapil)-nya, dia mengaku tenis kerap dijadikan sebagai ajang silaturahmi.
Kepedulian dan kecintaan itulah yang diakuinya sebagai pendorong motivasi maju sebagai calon Ketua Umum (Ketum) PB Pelti.
"Visi saya (adalah) mewujudkan tenis sebagai olahraga prestasi, profesional dan memasyarakat. Dan juga ada kerinduan (agar) atlet Indonesia diperhitungkan di pentas dunia," ujar Jafar.
Secara teknis pemilihan, Jafar mengaku dirinya sudah mendapat dukungan dari pengurus Pelti di daerah Sumatera, Sulawesi, dan juga Kalimantan. Dia pun menjanjikan akan memperbaiki sarana maupun strategi pelatihan dunia tenis di Indonesia, yang selama ini dinilai terpusat.
"Akan dikoreksi menjadi lebih terdesentralisasi, (serta) sistem pembinaan prestasi yang melingkupi pembangunan, penciptaan dan peningkatan prestasi menjadi memadai dan kondusif," jelasnya.
Ketua Fraksi Partai Demokrat (F-PD) di MPR, Jafar Hafsah, menyatakan dirinya siap untuk meramaikan pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Olahraga Tenis Indonesia (Pelti) yang berlangsung di Manado, sejak kemarin hingga besok, Minggu (25/11).
Sebagai salah satu alasan, Jafar mengaku bahwa dirinya memang tidak hanya aktif di dunia politik, tetapi juga aktif dalam kegiatan olahraga tenis.
"Bagi saya, sudah 40 tahun tenis merupakan olahraga yang tidak dapat dipisahkan dan dipertukarkan dengan olahraga lainnya. Seminggu tiga kali saya bersama istri menyempatkan diri untuk berolahraga tenis," kata Jafar, dalam keterangan persnya yang diterima wartawan di Jakarta, Sabtu (24/11).
"Terkadang politik suka bikin suntuk. Tapi setelah main tenis 2 jam, segar lagi dan bikin semangat," ungkapnya pula.
Saking hobinya dengan tenis, menurut Jafar, bahkan setiap datang atau kunjungan ke daerah pemilihan (dapil)-nya, dia mengaku tenis kerap dijadikan sebagai ajang silaturahmi.
Kepedulian dan kecintaan itulah yang diakuinya sebagai pendorong motivasi maju sebagai calon Ketua Umum (Ketum) PB Pelti.
"Visi saya (adalah) mewujudkan tenis sebagai olahraga prestasi, profesional dan memasyarakat. Dan juga ada kerinduan (agar) atlet Indonesia diperhitungkan di pentas dunia," ujar Jafar.
Secara teknis pemilihan, Jafar mengaku dirinya sudah mendapat dukungan dari pengurus Pelti di daerah Sumatera, Sulawesi, dan juga Kalimantan. Dia pun menjanjikan akan memperbaiki sarana maupun strategi pelatihan dunia tenis di Indonesia, yang selama ini dinilai terpusat.
"Akan dikoreksi menjadi lebih terdesentralisasi, (serta) sistem pembinaan prestasi yang melingkupi pembangunan, penciptaan dan peningkatan prestasi menjadi memadai dan kondusif," jelasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




