Sutan Tolak Minta Maaf Terkait Pernyataan Tentang Gus Dur

Selasa, 27 November 2012 | 21:01 WIB
EC
B
Penulis: Ezra Sihite/ Wisnu Cipto | Editor: B1
Anggota Fraksi Partai Demokrat Sutan Bhatoegana (facebook.com/sutan bhatoegana)
Anggota Fraksi Partai Demokrat Sutan Bhatoegana (facebook.com/sutan bhatoegana) (facebook.com)
Sutan Bhatoegana menantang agar persoalan itu diselesaikan lewat proses hukum.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Sutan Bhatoegana mengatakan tak akan meminta maaf atas pernyataannya dalam diskusi pekan lalu mengenai almarhum Presiden Abdurrahman Wahid, atau Gus Dur.

Menurut Sutan, pernyataannya telah dipolitisasi Adhie Massardi, mantan juru bicara Gus Dur yang juga hadir dalam acara diskusi itu.

"Kalau salah, silakan, beri sanksi saya. (Yang) Terbaik, kalau ada yang kurang puas, silakan (ke) proses hukum. Itu jauh lebih baik," kata Sutan, saat melakukan konferensi pers di ruang pers Gedung Parlemen, Senayan, Selasa (27/11) sore.

Sikap tersebut disampaikan Sutan menyusul tudingan terhadap dirinya yang mengatakan Gus Dur dalam pemerintahannya juga tersangkut Buloggate. Sutan mengatakan dirinya mengeluarkan pernyataan itu karena Adhie Massardi terkesan menuduh pemerintahan SBY melindungi mafia migas.

Dari pernyataannya itu, Sutan menjelaskan hanya ingin mengatakan tidak ada satu pun pemerintahan yang sempurna. Namun, dia mengatakan mengerti jika hal ini dilambungkan, karena hal-hal yang berkaitan dengan partai penguasa memang "seksi" untuk dilambungkan.

"Saya tidak menghina siapa pun. Itu yang paling penting," ungkap Sutan. "Dunia politik (itu) seksi betul diberitakan, apalagi dari Partai Demokrat," imbuh dia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon