Sutan Bhatoegana Janji akan Berhati-hati Bicara
Kamis, 29 November 2012 | 13:50 WIB
Ini mendinginkan suasana para pendukung NU dan Demokrat di akar rumput.
Seusai meminta maaf kepada keluarga almarhum mantan Presiden RI ke-4, Abdurrahman Wahid, politikus Partai Demokrat Sutan Bhatoegana, menyatakan ke depannya diri akan berhati-hati saat bicara di hadapan publik.
"Ke depan kita lebih hati-hati, jangan salah ngomong," kata Sutan di kediaman almarhum Abdurrahman Wahid yang akrab disapa Gus Dur itu, di Ciganjur, Jakarta Selatan, Kamis (29/11).
Dia menilai permonanan maafnya akan berdampak positif demi mendinginkan ketegangan di kalangan akar rumput terutama masyarakat Nahdlatul Ulama (NU) dan massa Partai Demokrat.
"Ini bisa berdampak positif pada saudara-saudara kita yang pernah terjadi ketegangan yang tidak kita inginkan dan bisa merugikan kita semua," ujar dia.
"Mudah-mudahan, Insya Allah, bisa kembali ke suasana normal lagi."
Secara pribadi, dia juga menyampaikan dirinya agak takut pernyataannya dipelintir lagi, baik oleh siapapun, termasuk kemungkinan oleh media massa.
Karena itu, dia akan mengkonsultasikan setiap pernyataannya ke pimpinan partai agar tidak salah langkah.
"Saya ingin meluruskan. Kadang saya berkata jujur dikatakan salah, saya diam dikatakan sombong. Saya tidak mau masuk hal begitu. Nanti salah sedikit bergejolak lagi," ujar Ketua Komisi VII DPR itu.
Seusai meminta maaf kepada keluarga almarhum mantan Presiden RI ke-4, Abdurrahman Wahid, politikus Partai Demokrat Sutan Bhatoegana, menyatakan ke depannya diri akan berhati-hati saat bicara di hadapan publik.
"Ke depan kita lebih hati-hati, jangan salah ngomong," kata Sutan di kediaman almarhum Abdurrahman Wahid yang akrab disapa Gus Dur itu, di Ciganjur, Jakarta Selatan, Kamis (29/11).
Dia menilai permonanan maafnya akan berdampak positif demi mendinginkan ketegangan di kalangan akar rumput terutama masyarakat Nahdlatul Ulama (NU) dan massa Partai Demokrat.
"Ini bisa berdampak positif pada saudara-saudara kita yang pernah terjadi ketegangan yang tidak kita inginkan dan bisa merugikan kita semua," ujar dia.
"Mudah-mudahan, Insya Allah, bisa kembali ke suasana normal lagi."
Secara pribadi, dia juga menyampaikan dirinya agak takut pernyataannya dipelintir lagi, baik oleh siapapun, termasuk kemungkinan oleh media massa.
Karena itu, dia akan mengkonsultasikan setiap pernyataannya ke pimpinan partai agar tidak salah langkah.
"Saya ingin meluruskan. Kadang saya berkata jujur dikatakan salah, saya diam dikatakan sombong. Saya tidak mau masuk hal begitu. Nanti salah sedikit bergejolak lagi," ujar Ketua Komisi VII DPR itu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




