Rieke: Pertahankan Pasar Tradisional di Perbatasan Jabar-Jateng

Kamis, 29 November 2012 | 18:39 WIB
MH
FH
Penulis: Murizal Hamzah | Editor: FER
Rieke Diah Pitaloka bersama pedagang di  pasar tradisional, Kamis (29/11)
Rieke Diah Pitaloka bersama pedagang di pasar tradisional, Kamis (29/11) (riekediahpitaloka.org)
Rieke menemukan hampir semua masalah pasar-pasar tradisional yakni becek, kotor dan tak nyaman.

Bakal Calon (balon) Gubernur Jawa Barat Rieke Diah Pitaloka meminta pemerintah mempertahankan pasar tradisional di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah. 

"Ibu Rieke minta wakil wali kota untuk memperhatikan pasar tradisional. Kata Pak Jokowi, pemimpin yang baik adalah pemimpin yang terlebih dahulu memperbaiki pasar tradisional," kutip Budi Purnomo Karjodihardjo Koordinator Media Center Rieke-Teten, untuk Jawa Barat kepada Beritasatu.com, Kamis (29/11).

Budi menguraikan menurut pedagang, selama 15 tahun terakhir ini, belum ada pejabat dan artis ke sana. Di pasar itu juga, tambah Budi, Rieke menyatakan ke depan tidak ada lagi sekat antara pejabat pemerintahan dengan rakyat.

"Sebab kita melakukan pengabdian yang kita pertanggungjawabkan kepada Allah serta rakyat yang sudah memilih kita," tiru Budi panjang lebar.

Dalam kunjungan ke beberapa pasar tradisional di Jawa Barat, Rieke menemukan hampir semua masalah pasar-pasar tradisional yakni becek, kotor dan tak nyaman.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon