VIDEO: Polisi Tangkap Pelaku Penyerangan Polsek Pirime
Jumat, 30 November 2012 | 14:09 WIB
Tim gabungan Polri-TNI pimpinan Kapolda Papua, Irjen Tito Karnavian telah menangkap enam terduga pelaku pembakaran Polsek Pirime di Papua.
KW, 40; LK, 22; GK, 25; DTT, 45; TT, 17; dibekuk di Muaragame Distrik Piramid, pada Kamis (29/11).
Adapun TW, 24, tertangkap di Distrik Pirime dengan luka tembakan di kaki oleh aparat, Selasa (27/11) karena hendak menyerang petugas dengan menggunakan parang yang dibawanya.
Kabid Humas Polda Papua, AKBP I Gede Sumerta Jaya mengatakan sementara ini mereka belum bisa dimintai keterangan.
"Dalam penyerangan mereka membawa bendera Bintang Kejora, dan mereka bisa dikenakan pasal makar," ujarnya di Jayapura, Jumat (30/11).
Sementara itu, setelah polisi menangkap gerombolan itu, kondisi Distrik Pirime relatif aman.
Lanjut dia, hingga sekarang pengejaran masih dilakukan BKO Brimob Kelapa Dua, sedangkan Kapolda Papua saat ini telah berada di Polda Papua.
Menurutnya, pimpinan penyerangan Polsek kolaborasi adalah kelompok yang dipimpin oleh RM, EW, MW, dan OW. Menurut Tito, kelompok RM ini bukan berasal dari Organisasi Papua Merdeka (OPM), melainkan kelompok yang bergerak sendiri.
"Sedangkan kelompok JT adalah eksekutor yang melakukan pembakaran dan menewaskan para aparat kepolisian," ujarnya.
Lanjut dia, mereka dalam masih dalam pengejaran aparat keamanan.
"Pengejaran tanpa batas waktu," tukasnya.
KW, 40; LK, 22; GK, 25; DTT, 45; TT, 17; dibekuk di Muaragame Distrik Piramid, pada Kamis (29/11).
Adapun TW, 24, tertangkap di Distrik Pirime dengan luka tembakan di kaki oleh aparat, Selasa (27/11) karena hendak menyerang petugas dengan menggunakan parang yang dibawanya.
Kabid Humas Polda Papua, AKBP I Gede Sumerta Jaya mengatakan sementara ini mereka belum bisa dimintai keterangan.
"Dalam penyerangan mereka membawa bendera Bintang Kejora, dan mereka bisa dikenakan pasal makar," ujarnya di Jayapura, Jumat (30/11).
Sementara itu, setelah polisi menangkap gerombolan itu, kondisi Distrik Pirime relatif aman.
Lanjut dia, hingga sekarang pengejaran masih dilakukan BKO Brimob Kelapa Dua, sedangkan Kapolda Papua saat ini telah berada di Polda Papua.
Menurutnya, pimpinan penyerangan Polsek kolaborasi adalah kelompok yang dipimpin oleh RM, EW, MW, dan OW. Menurut Tito, kelompok RM ini bukan berasal dari Organisasi Papua Merdeka (OPM), melainkan kelompok yang bergerak sendiri.
"Sedangkan kelompok JT adalah eksekutor yang melakukan pembakaran dan menewaskan para aparat kepolisian," ujarnya.
Lanjut dia, mereka dalam masih dalam pengejaran aparat keamanan.
"Pengejaran tanpa batas waktu," tukasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




