Panja Flu Burung Investigasi ke Bandung dan Surabaya

Senin, 10 Desember 2012 | 12:35 WIB
MW
B
Pabrik vaksin flu burung di Cisarua Bandung Barat Jawa Barat. Menurut laporan BPK Juni 2012 proyek ini merugikan negara hingga Rp600 Miliar.FOTO:  Ulin Yusron/ Beritasatu.com
Pabrik vaksin flu burung di Cisarua Bandung Barat Jawa Barat. Menurut laporan BPK Juni 2012 proyek ini merugikan negara hingga Rp600 Miliar.FOTO: Ulin Yusron/ Beritasatu.com
Panitia Kerja (Panja) Komisi IX DPR untuk proyek pembangunan pabrik  vaksin flu burung hari ini melakukan kunjungan ke lokasi pabrik di  Bandung, Jawa Barat.
 
Rombongan anggota dewan yang berjumlah 10 orang itu berangkat ke Bandung  dengan menggunakan sebuah bus, dan merupakan bagian dari dua rombongan  yang diberangkatkan Panja vaksin flu burung. Rombongan lainnya berangkat ke Surabaya,  di mana lokasi pabrik lainnya berada.
 
"Kami melakukan peninjauan lokasi. Ini merupakan implementasi dari rapat  panja," ujar anggota Panja dari Fraksi Partai Golkar, Poempida  Hidayatulloh, di sela perjalanan ke Bandung, Senin (12/10).
 
Dia menegaskan pihaknya ingin mengivestigasi lebih lanjut bagaimana  realisasi proyek yang menurut audit investigasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) merugikan negara  ratusan miliar rupiah itu.
 
Minggu lalu, Panja sempat memanggil Direktur Jenderal Pengendalian  Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PP dan PL) Kementerian Kesehatan,  Chandra Yoga Adhitama, di mana Chandra meminta proyek senilai Rp2,4  triliun tersebut dilanjutkan pembangunannya.
 
Namun sejumlah anggota panja menolak karena sesuai dengan audit  investigasi BPK diketahui proyek tersebut diduga merugikan Rp600 miliar. Proyek yang digagas sejak tahun 2009 ini dimenangkan oleh perusahaan milik mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin.
 
Melalui PT Anugerah Nusantara dan PT Exartexh Teknologi Utama, Nazaruddin  memenangkan total pengerjaan proyek dengan nilai Rp1,3 triliun. Saat ini dugaan korupsi dalam pembangunan pabrik vaksin ini telah diselidiki KPK dan Bareskrim Mabes Polri.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon