3 Jenis Celana Dalam yang Bisa Bahayakan Kesehatan
Selasa, 11 Desember 2012 | 14:17 WIB
Hati-hati, memakai G-string atau celana dalam ketat bisa memicu infeksi jamur dan infeksi saluran kemih.
Sebagian perempuan senang memakai G-string dan celana dalam ketat.
Tapi, tahukah Anda bahwa jenis celana dalam tersebut bisa mengganggu kesehatan organ intim.
Keluhan apa saja yang bisa ditimbulkan akibat penggunaan celana dalam tersebut? Berikut penjelasannya.
Celana Dalam Ketat
Para pakar kesehatan juga tidak menyarankan memakai celana dalam yang terlalu ketat. Ini dikarenakan, celana dalam yang terlalu ketat bisa meningkatkan risiko kerusakan saraf di sekitar organ intim. Tak hanya itu, celana dalam ketat juga bisa membuat pemakainya berisiko terkena infeksi saluran kemih.
G-string atau Thong
Pakaian dalam berupa g-string atau thong memiliki bentuk di bagian depan celana segitiga kecil. Sedangkan bagian belakangnya hanya terbuat dari seutas tali. Celana dalam jenis ini juga tidak dianjurkan lantaran karena membuat daerah intim tidak nyaman dan memicu berbagai penyakit.
Hindari Celana Katun Saat Latihan Fisik
Jangan memakai celana dalam berbahan katun saat latihan fisik (olahraga). Ini dikarenakan keringat bisa menempel dan memicu infeksi jamur di organ intin. Untuk mencegah risiko tersebut, Anda sebaiknya memilih celana dalam yang tidak mampu menyerap keringat saat latihan fisik atau olahraga.
Sebagian perempuan senang memakai G-string dan celana dalam ketat.
Tapi, tahukah Anda bahwa jenis celana dalam tersebut bisa mengganggu kesehatan organ intim.
Keluhan apa saja yang bisa ditimbulkan akibat penggunaan celana dalam tersebut? Berikut penjelasannya.
Celana Dalam Ketat
Para pakar kesehatan juga tidak menyarankan memakai celana dalam yang terlalu ketat. Ini dikarenakan, celana dalam yang terlalu ketat bisa meningkatkan risiko kerusakan saraf di sekitar organ intim. Tak hanya itu, celana dalam ketat juga bisa membuat pemakainya berisiko terkena infeksi saluran kemih.
G-string atau Thong
Pakaian dalam berupa g-string atau thong memiliki bentuk di bagian depan celana segitiga kecil. Sedangkan bagian belakangnya hanya terbuat dari seutas tali. Celana dalam jenis ini juga tidak dianjurkan lantaran karena membuat daerah intim tidak nyaman dan memicu berbagai penyakit.
Hindari Celana Katun Saat Latihan Fisik
Jangan memakai celana dalam berbahan katun saat latihan fisik (olahraga). Ini dikarenakan keringat bisa menempel dan memicu infeksi jamur di organ intin. Untuk mencegah risiko tersebut, Anda sebaiknya memilih celana dalam yang tidak mampu menyerap keringat saat latihan fisik atau olahraga.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




