Pengurus PBSI Dilantik Jumat Ini

Selasa, 11 Desember 2012 | 16:33 WIB
AA
B
Penulis: Ami Afriatni/ Yusuf Abdillah | Editor: B1
Ilustrasi bulu tangkis.
Ilustrasi bulu tangkis. (AFP)
Pengurus berharap sudah bisa memulai menyelesaikan pekerjaan rumah PBSI yang menumpuk.

Pelantikan pengurus Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) yang akan dilaksanakan Jumat (14/12) ini menjawab tanda tanya kapan kabinet yang dipimpin Menteri Perdagangan Gita Wirjawan ini akan mulai bekerja.

Keputusan ini langsung diungkapkan Gita usai meresmikan arena bulutangkis Taufik Hidayat Arena di Ciracas, Senin kemarin (10/12).

"Jadinya Jumat. Moga-moga ke depannya saya bisa ikut memperbaiki apa yang harus diperbaiki," ujar Gita yang terpilih sebagai ketua umum PBSI periode 2012-2016 ini.

Rencana pelantikan sempat terganjal oleh masukan dari Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (BAORI) yang meminta agar pengurus baru sebaiknya tidak dilantik dahulu sebelum gugatan mantan pemain nasional Icuk Sugiarto atas hasil Musyawarah Nasional PBSI diputus.

Gugatan Icuk sendiri berawal ketika dia menemukan adanya kejanggalan dalam proses pemilihan ketua umum sebagai agenda utama Munas. Menurutnya dalam setiap pemilihan ketua umum ada pemaparan visi dan misi tiap kandidat. Icuk sendiri mencalonkan diri sebagai ketua umum dalam musyawarah nasional tersebut.

Namun kenyataannya, jadwal pemilihan dimajukan tanpa dia ketahui. Saat pimpinan sidang menganggap aklamasi pemilihan, dia juga melihat sebenarnya ada juga pemilik suara yang tidak setuju namun tidak diperhatikan dan diabaikan.

Usai pelantikan nanti, pengurus berharap sudah bisa memulai menyelesaikan pekerjaan rumah PBSI yang menumpuk. Mulai dari mempersiapkan para atlet menghadapi event-event di tahun depan hingga pembahasan kontrak dengan sponsor utama Yonex yang berakhir akhir bulan ini.

"Kami belum bahas soal perpanjangan kontrak dengan Yonex, begitu juga terkait sponsor pendamping. Semua menunggu pelantikan," papar Ricky Subagja, Kepala Subbidang Humas dan Sosial Media PBSI.

Berlarut-larutnya ketidakpastian pelantikan juga membawa dampak lain, terutama ke program pengiriman atlet ke turnamen-turnamen internasional tahun depan.

"Program pengiriman atlet ke depannya sudah disusun. Hanya saja masih by number, belum by name. Pelantikan pengurus yang belum dilaksaanakan berpengaruh ke pengesahan anggaran untuk pengiriman," ujar Kepala Subbidang Pelatnas, Christian Hadinata.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon