Jalan Lintas Bengkulu-Sumsel Masih Tertimbun Longsor

Kamis, 13 Desember 2012 | 10:35 WIB
SW
B
Penulis: SP/Usmin/ Kristantyo Wisnubroto | Editor: B1
Ilustrasi tanah longsor
Ilustrasi tanah longsor (JG Photo)
Jalan nasional ruas Manna, Bengkulu Selatan, menuju Tanjung Sakti, Kabupaten Lahat, Sumatra Selatan (Sumsel), sejak dua hari ini putus akibat badan jalan tertimbun tanah longsor, menyusul hujan lebat di daerah itu pada Selasa (11/12) dinihari.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Bengkulu Selatan, Ramlan Saim, yang dihubungi pada Kamis (13/12), membenarkan arus transportasi Manna-Tanjung Sakti putus sejak dua hari lalu.

Hal itu, menurutnya karena badan jalan di wilayah Desa Air Tenam, Kecamatan Ulu Manna, tertimbun tanah longsor sepanjang 10 meter dan mencapai tinggi satu meter.

Akibatnya, menurut Ramlan, praktis kendaraan roda empat maupun roda dua, baik dari arah Bengkulu menuju Tanjung Sakti dan sebaliknya, sejak dua hari terakhir tak bisa melewati jalan nasional tersebut.

Untuk mengatasi masalah ini, Ramlan menyatakan DPU Bengkulu Selatan telah mengerahkan bantuan alat berat ke lapangan, guna menyingkirkan timbunan tanah longsor yang menutupi badan jalan tersebut.

Selain itu, menurutnya, DPU Bengkulu Selatan juga sudah berkoordinasi dengan Balai Bina Marga cabang Bengkulu, agar timbunan tanah longsor itu segera bisa disingkirkan dalam waktu dekat.

"Kami berharap hujan turun dalam dua hari ini, sehingga timbunan tanah longsor yang menutupi badan jalan dapat dibersihkan. Dengan demikian, arus transportasi darat Manna-Tanjung Sakti dan sebaliknya, kembali normal seperti semula," ujarnya.

Lebih jauh, Ramlan mengatakan selama musim hujan ini, sudah beberapa kali jalur Manna-Tanjung Sakti tertimbun longsor dan menyebabkan jalur tersebut putus. Hal ini terjadi karena tanah di kiri-kanan jalan tergolong labil, sehingga jika hujan turun cukup lama, maka terjadilah longsor.

Hal senada diakui oleh pejabat Satuan Kerja (Satker) Peningkatan Jalan Nasional di Bengkulu, Muchtar Harahap.

Ia mengatakan, sejak musim penghujan ini, sudah tiga kali jalan Manna-Tanjung Sakti tersebut mengalami longsor. Namun menurutnya, setiap terjadi longsor langsung bisa diatasi, sehingga jalan tersebut dapat kembali dilewati oleh kendaraan.

"Sekarang alat berat kita sedang bekerja di lapangan untuk membersihkan timbunan tanah longsoran yang menutupi badan jalan di Desa Air Tenam," ujarnya, sambil menargetkan hari ini jalur Manna-Tanjung Sakti sudah kembali normal.

"Sebenarnya kendaraan mulai Rabu (12/12) sudah melintasi jalur tersebut, tapi timbunan tanah longsor belum bersih benar. Namun, Kamis ini kami optimistis jalan tersebut sudah normal sepeerti biasa," ujarnya.


Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon