Hary Tanoe, Mahfud MD, dan Anies Baswedan Capres Muda Potensial
Jumat, 14 Desember 2012 | 11:58 WIB
Partai Hanura harus menggenjot elektabilitas mereka sebelum bertarung dalam bursa pemilihan presiden.
Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) II Gerakan Muda Hati Nurani Rakyat (Gema Hanura) merekomendasikan tujuh nama calon wakil presiden (cawapres) bakal pendamping Ketua Umum Partai Hanura Wiranto.
Menurut Direktur Eksekutif Pol Tracking Institute Hanta Yudha AR, beberapa nama yang disebutkan itu sangat menarik.
"Hary Tanoesoedibjo, Mahfud MD dan Anies Baswedan. Mereka ini muda, punya integritas, kapabilitas, kapasitas dan kualitas kepemimpinan lain. Mereka layak jadi Capres. Apa mereka mau jadi Cawapres Hanura?" kata Hanta di Jakarta, Jumat (14/12).
Hanta menjelaskan beberapa nama dari tujuh bakal calon tersebut masuk dalam radar survei yang dilakukan oleh Pol Tracking tentang capres muda beberapa waktu lalu.
Nama yang tidak masuk radar Pol Tracking Institute di antaranya Hatta Rajasa karena sudah dianggap tidak muda lagi.
Seperti diberitakan sebelumnya Gema Hanura merekomendasikan tujuh nama cawapres kepada Partai Hanura yang mencalonkan Wiranto sebagai Capres 2014. Mereka adalah Mahfud MD, Yusril Izha Mahendra, Din Syamsuddin, Anies Baswedan, Hatta Rajasa, dan Chairul Tanjung.
Masing-masing calon menurut survei Pol Tracking memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
"Hary Tanoe unggul dalam katagori cepat mengambil keputusan dibanding calon lainnya,” kata Hanta.
Menurutnya keunggulan ini dipengaruhi dari latar belakang Hary Tanoe sebagai enterpreneur yang terbiasa cepat dalam mengambil keputusan.
"Kecepatan mengambil keputusan ini penting karena merupakan antitesa dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pemilik MNC Grup ini juga memilki latar belakang pendidikan tinggi dan menjabat Ketua Dewan Pakar Partai NasDem."
Sedangkan Anies Baswedan seorang akademisi unggul di kampus, memiliki banyak proyek-proyek sosial yang berhasil, dan memiliki integritas.
Menurut Hanta dengan mengumumkan ketujuh nama tersebut Hanura memilki dua keuntungan sekaligus. Pertama adalah komunikasi kepada elite dan kedua komunikasi kepada publik.
Namun begitu, menurutnya, kalaupun cawapres dari tujuh nama tersebut betul-betul masuk dalam pilihan Partai Hanura, mereka masih sulit untuk meningkatkan elektabilitas.
Dia menambahkan pekerjaan rumah Partai Hanura adalah meningkatkan elektabilitas partai mereka. "Mereka harus fokus dulu meningkatkan elektabilitas partainya. Selama ini mereka masih di bawah 5%," kata dia.
Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) II Gerakan Muda Hati Nurani Rakyat (Gema Hanura) merekomendasikan tujuh nama calon wakil presiden (cawapres) bakal pendamping Ketua Umum Partai Hanura Wiranto.
Menurut Direktur Eksekutif Pol Tracking Institute Hanta Yudha AR, beberapa nama yang disebutkan itu sangat menarik.
"Hary Tanoesoedibjo, Mahfud MD dan Anies Baswedan. Mereka ini muda, punya integritas, kapabilitas, kapasitas dan kualitas kepemimpinan lain. Mereka layak jadi Capres. Apa mereka mau jadi Cawapres Hanura?" kata Hanta di Jakarta, Jumat (14/12).
Hanta menjelaskan beberapa nama dari tujuh bakal calon tersebut masuk dalam radar survei yang dilakukan oleh Pol Tracking tentang capres muda beberapa waktu lalu.
Nama yang tidak masuk radar Pol Tracking Institute di antaranya Hatta Rajasa karena sudah dianggap tidak muda lagi.
Seperti diberitakan sebelumnya Gema Hanura merekomendasikan tujuh nama cawapres kepada Partai Hanura yang mencalonkan Wiranto sebagai Capres 2014. Mereka adalah Mahfud MD, Yusril Izha Mahendra, Din Syamsuddin, Anies Baswedan, Hatta Rajasa, dan Chairul Tanjung.
Masing-masing calon menurut survei Pol Tracking memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
"Hary Tanoe unggul dalam katagori cepat mengambil keputusan dibanding calon lainnya,” kata Hanta.
Menurutnya keunggulan ini dipengaruhi dari latar belakang Hary Tanoe sebagai enterpreneur yang terbiasa cepat dalam mengambil keputusan.
"Kecepatan mengambil keputusan ini penting karena merupakan antitesa dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pemilik MNC Grup ini juga memilki latar belakang pendidikan tinggi dan menjabat Ketua Dewan Pakar Partai NasDem."
Sedangkan Anies Baswedan seorang akademisi unggul di kampus, memiliki banyak proyek-proyek sosial yang berhasil, dan memiliki integritas.
Menurut Hanta dengan mengumumkan ketujuh nama tersebut Hanura memilki dua keuntungan sekaligus. Pertama adalah komunikasi kepada elite dan kedua komunikasi kepada publik.
Namun begitu, menurutnya, kalaupun cawapres dari tujuh nama tersebut betul-betul masuk dalam pilihan Partai Hanura, mereka masih sulit untuk meningkatkan elektabilitas.
Dia menambahkan pekerjaan rumah Partai Hanura adalah meningkatkan elektabilitas partai mereka. "Mereka harus fokus dulu meningkatkan elektabilitas partainya. Selama ini mereka masih di bawah 5%," kata dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




