Kini, Mempelai Lelaki Pun Ikut Memilih Gaun Pengantin
Jumat, 14 Desember 2012 | 14:18 WIB
Perlu waktu minimal tiga bulan untuk mempersiapkan gaun pengantin.
Jika selama ini ada yang berpikir bahwa perempuan memegang kendali dalam persiapan pernikahan, ternyata pikiran tersebut sudah harus ditinggalkan. Kini bahkan lelaki pun ikut turut ambil bagian dalam menentukan pilihan gaun pengantin calon pasangannya.
“Hampir sebagian mereka yang datang ke sini, mempelai lelakinya ikutan. Bahkan keputusan akhir ada di tangan mereka,” kata Yellina Louise, pemilik Chloe Bridal, yang terletak di Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan. Saat ditanya penyebabnya, Yellina menilai kemungkinan karena ditentukan faktor pembiayaan. “Mungkin karena biaya ditanggung pihak lelaki, makanya mereka perlu tahu akan seperti apa penampilan pasangannya,” kata Yellina sambil tertawa.
Saat memilih busana pengantin, Yellina menganjurkan untuk dilakukan sekitar empat hingga lima bulan sebelumnya. Meski busana pengantin bergaya model internasional mudah dibesar-kecilkan, namun persiapan hingga lima bulan, diperlukan untuk memperbaiki bagian sambungannya, terutama payet-payetnya.
“Memang di bagian bustier mudah sekali diubah ukurannya, tapi kan ada bagian hiasan payet-payet di daerah itu yang ketika dibongkar, harus dipasang lagi, dan itu memerlukan waktu,” kata Yellina.
Untuk busana pengantin, Chloe Bridal mendatangkan langsung dari Taiwan. “Kualitasnya di sana lebih bagus dan rapi,” ujar Yellina sambil menambahkan bahwa warna off white masih menjadi favorit.
Sedangkan untuk model baju, Yellina cukup heran ketika mendapati selera para calon pelanggannya. Ternyata mereka menginginkan model yang heboh. Waktu ia memilih sebuah gaun pengantin yang penuh ruffle di bagian pinggang ke bawah – yang menurut Yellina sudah cukup ramai – ternyata itu pun masih dianggap kurang meriah. “Bahkan ada seorang ibu mempelai yang minta ruffle-rufflenya dipayet,” kata ibu satu putri ini sambil tertawa mengingatnya.
Di sinilah Yellina merasa bahwa memang untuk Indonesia, terutama Jakarta, pernikahan masih dianggap sebagai momen yang sangat meriah sehingga penampilan mempelai perempuan harus sangat mencuri perhatian. Berbeda dengan kecenderungan di Barat yang justru lebih menyukai gaya minimalis.
Sebagai bridal, Yellina cukup sadar bahwa pernikahan masih menjadi momen keluarga sehingga ia juga menyediakan kostum untuk orangtua mempelai dan juga para pengiringnya, mulai dari gadis bunga, penerima tamu, hingga bridesmaid.
Untuk mereka yang akan menikah, Yellina memberi saran untuk jauh-jauh hari menyiapkan tema. Apakah akan melangsungkan pernikahan dengan menggunakan tempat di dalam atau di luar ruangan. Setidaknya minimal tiga bulan sebelum acara, untuk menentukan lokasi.
Dari segi bujet, Yellina menyarankan untuk menyiapkan sekitar Rp30 juta untuk mendapatkan paket standar seperti gaun dan jas pengantin, rias, mobil, busana untuk keluarga, gadis bunga dan pasangannya, penerima tamu, dan bridesmaid. Nah, dengan bujet seperti ini, tentunya pasangan calon mempelai memang memerlukan waktu untuk mewujudkan impiannya, bukan?
Jika selama ini ada yang berpikir bahwa perempuan memegang kendali dalam persiapan pernikahan, ternyata pikiran tersebut sudah harus ditinggalkan. Kini bahkan lelaki pun ikut turut ambil bagian dalam menentukan pilihan gaun pengantin calon pasangannya.
“Hampir sebagian mereka yang datang ke sini, mempelai lelakinya ikutan. Bahkan keputusan akhir ada di tangan mereka,” kata Yellina Louise, pemilik Chloe Bridal, yang terletak di Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan. Saat ditanya penyebabnya, Yellina menilai kemungkinan karena ditentukan faktor pembiayaan. “Mungkin karena biaya ditanggung pihak lelaki, makanya mereka perlu tahu akan seperti apa penampilan pasangannya,” kata Yellina sambil tertawa.
Saat memilih busana pengantin, Yellina menganjurkan untuk dilakukan sekitar empat hingga lima bulan sebelumnya. Meski busana pengantin bergaya model internasional mudah dibesar-kecilkan, namun persiapan hingga lima bulan, diperlukan untuk memperbaiki bagian sambungannya, terutama payet-payetnya.
“Memang di bagian bustier mudah sekali diubah ukurannya, tapi kan ada bagian hiasan payet-payet di daerah itu yang ketika dibongkar, harus dipasang lagi, dan itu memerlukan waktu,” kata Yellina.
Untuk busana pengantin, Chloe Bridal mendatangkan langsung dari Taiwan. “Kualitasnya di sana lebih bagus dan rapi,” ujar Yellina sambil menambahkan bahwa warna off white masih menjadi favorit.
Sedangkan untuk model baju, Yellina cukup heran ketika mendapati selera para calon pelanggannya. Ternyata mereka menginginkan model yang heboh. Waktu ia memilih sebuah gaun pengantin yang penuh ruffle di bagian pinggang ke bawah – yang menurut Yellina sudah cukup ramai – ternyata itu pun masih dianggap kurang meriah. “Bahkan ada seorang ibu mempelai yang minta ruffle-rufflenya dipayet,” kata ibu satu putri ini sambil tertawa mengingatnya.
Di sinilah Yellina merasa bahwa memang untuk Indonesia, terutama Jakarta, pernikahan masih dianggap sebagai momen yang sangat meriah sehingga penampilan mempelai perempuan harus sangat mencuri perhatian. Berbeda dengan kecenderungan di Barat yang justru lebih menyukai gaya minimalis.
Sebagai bridal, Yellina cukup sadar bahwa pernikahan masih menjadi momen keluarga sehingga ia juga menyediakan kostum untuk orangtua mempelai dan juga para pengiringnya, mulai dari gadis bunga, penerima tamu, hingga bridesmaid.
Untuk mereka yang akan menikah, Yellina memberi saran untuk jauh-jauh hari menyiapkan tema. Apakah akan melangsungkan pernikahan dengan menggunakan tempat di dalam atau di luar ruangan. Setidaknya minimal tiga bulan sebelum acara, untuk menentukan lokasi.
Dari segi bujet, Yellina menyarankan untuk menyiapkan sekitar Rp30 juta untuk mendapatkan paket standar seperti gaun dan jas pengantin, rias, mobil, busana untuk keluarga, gadis bunga dan pasangannya, penerima tamu, dan bridesmaid. Nah, dengan bujet seperti ini, tentunya pasangan calon mempelai memang memerlukan waktu untuk mewujudkan impiannya, bukan?
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




