Jalinbar Lampung kembali Lumpuh
Rabu, 19 Desember 2012 | 11:03 WIB
Jalur Jalan Lintas Barat (Jalinnbar) antara Kota Agung, Kabupaten Tanggamus-Krui, Lampung Barat sejak Senin (17/12) malam hingga kini kembali putus total dan tidak bisa dilalui berbagai kendaraan.
Sekitar 40 meter ruas jalan rusak total tergerus dan tergenang air bah akibat guyuran hujan yang tak henti-henti dari siang hingga malam hari. Sementara di titik pondasi jembatan Tenumbang juga sempat memutuskan akses jalur itu pada Minggu (2/12). Kondisinya masih mengkhawatirkan, sebab, jembatan itu rentan dilalui kendaraan berat.
Hingga Rabu (19/12) pagi jalur itu sedang dalam tahap pengerjaan oleh alat berat dari Dinas Bina Marga Provinsi Lampung dan Lampung Barat. Diharapkan dalam beberapa hari lagi jalur itu sudah bisa dilewati pengguna kendaraan.
"Aparat pemerintah Kabupaten Tanggamus dan Lampung Barat serta aparat kepolisian terus berkoordinasi untuk mencari solusi perbaikan kondisi yang demikian rusak. Karena jalur itu merupakan jalur utama untuk menghubungkan Kota Agung-Krui yang kerap dilalui masyarakat, bahkan juga kendaraan yang berasal dari Bengkulu-Lampung, begitu juga sebaliknya," ujar Bupati Lampung Barat HM Mukhlis Basri kepada SP, hari ini.
Menurutnya hujan deras yang terjadi sejak Senin (17/12) hingga malam menyebabkan jalan Lintas Barat Kota Agung amblas terbawa arus sungai yang airnya meluap.
Lalu lintas lumpuh total meliputi Lintas Barat Kota Agung (Tanggamus) - Krui (Lampung Barat). Hujan deras yang mengguyur daerah pesisir sejak kemarin siang hingga malam mengakibatkan akses jalan terputus di Pekon Mandiri Sejati, Krui Selatan. Tepatnya Sekitar 100 meter dari Jembatan Way Manai.
"Jalan tidak bisa dilalui sama sekali," ujar Kasatlantas Lampung Barat, Iptu Ikrar Potawari.
Untuk mempercepat proses normalisasi jalan tersebut, Mukhlis Basri juga mengatakan pihaknya akan meminta bantuan pemerintah pusat agar sesegera mungkin diberikan alat berat bagi wilayahnya.
Menurutnya, keberadaan alat berat sangat dibutuhkan di wilayahnya yang rawan longsor dan banjir ini. Setidaknya berupa satu unit loader dan satu unit eskavator yang bakal disiagakan menghadapi ancaman bencana alam seperti ini.
Sekitar 40 meter ruas jalan rusak total tergerus dan tergenang air bah akibat guyuran hujan yang tak henti-henti dari siang hingga malam hari. Sementara di titik pondasi jembatan Tenumbang juga sempat memutuskan akses jalur itu pada Minggu (2/12). Kondisinya masih mengkhawatirkan, sebab, jembatan itu rentan dilalui kendaraan berat.
Hingga Rabu (19/12) pagi jalur itu sedang dalam tahap pengerjaan oleh alat berat dari Dinas Bina Marga Provinsi Lampung dan Lampung Barat. Diharapkan dalam beberapa hari lagi jalur itu sudah bisa dilewati pengguna kendaraan.
"Aparat pemerintah Kabupaten Tanggamus dan Lampung Barat serta aparat kepolisian terus berkoordinasi untuk mencari solusi perbaikan kondisi yang demikian rusak. Karena jalur itu merupakan jalur utama untuk menghubungkan Kota Agung-Krui yang kerap dilalui masyarakat, bahkan juga kendaraan yang berasal dari Bengkulu-Lampung, begitu juga sebaliknya," ujar Bupati Lampung Barat HM Mukhlis Basri kepada SP, hari ini.
Menurutnya hujan deras yang terjadi sejak Senin (17/12) hingga malam menyebabkan jalan Lintas Barat Kota Agung amblas terbawa arus sungai yang airnya meluap.
Lalu lintas lumpuh total meliputi Lintas Barat Kota Agung (Tanggamus) - Krui (Lampung Barat). Hujan deras yang mengguyur daerah pesisir sejak kemarin siang hingga malam mengakibatkan akses jalan terputus di Pekon Mandiri Sejati, Krui Selatan. Tepatnya Sekitar 100 meter dari Jembatan Way Manai.
"Jalan tidak bisa dilalui sama sekali," ujar Kasatlantas Lampung Barat, Iptu Ikrar Potawari.
Untuk mempercepat proses normalisasi jalan tersebut, Mukhlis Basri juga mengatakan pihaknya akan meminta bantuan pemerintah pusat agar sesegera mungkin diberikan alat berat bagi wilayahnya.
Menurutnya, keberadaan alat berat sangat dibutuhkan di wilayahnya yang rawan longsor dan banjir ini. Setidaknya berupa satu unit loader dan satu unit eskavator yang bakal disiagakan menghadapi ancaman bencana alam seperti ini.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




