Pedagang Pasar Enggan Ikuti HET Minyak Goreng

Kamis, 3 Februari 2022 | 17:43 WIB
MN
YD
Penulis: Mikael Niman | Editor: YUD
Ilustrasi minyak goreng curah.
Ilustrasi minyak goreng curah. (Antara)

Dia mengatakan, minyak goreng kemasan dijual dengan harga Rp 19.000-21.000/liter, tergantung merek minyak goreng. "Kita ambil minyak goreng dari agen, memang harganya sudah tinggi," tuturnya.

Dia mengaku, masih banyak pembeli yang mau merogoh koceknya lebih dalam karena harganya lebih tinggi dari harga eceran tertinggi (HET) yang ditentukan pemerintah. "Pembeli terpaksa membeli, karena stok di Indomaret yang harganya murah, sudah habis‎," imbuhnya.

Pedagang lainnya, Ardian, menjual minyak goreng curah Rp 14.000/liter.

"Minyak goreng curah harganya Rp 14.000/liter. Kalau harga pemerintah Rp 11.500/liter, di sini belum ada, masih stok lama," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kota Bekasi, Tedy Hafn‎i, mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh pedagang pasar tradisional untuk mengikuti harga minyak goreng yang ditentukan Pemerintah.

"Kami sudah mengeluarkan surat edaran ke pasar tradisional agar pedagang mengikuti Permendag Nomor 6 Tahun 2022 tentang HET Minyak Goreng," imbuhnya.

Namun, kata dia, pedagang masih menyimpan stok lama dengan harga yang masih tinggi‎. Dia berharap, setelah stok lama habis akan berlaku HET yang ditentukan pemerintah. 



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon