5.992 Aparat Keamanan Siap Amankan Natal dan Tahun Baru

Rabu, 19 Desember 2012 | 20:54 WIB
LN
B
Ilustrasi Pengamanan Natal di Gereja (JG Photo/Ali Lutfi)
Ilustrasi Pengamanan Natal di Gereja (JG Photo/Ali Lutfi) (Jakarta Globe)

Sebanyak 5.992 personel keamanan gabungan dilaporkan siap mengamankan 1.680 gereja di Jakarta dan kawasan Bodetabek dalam melaksanakan ibadah Natal dan perayaan Tahun Baru, serta enam obyek vital wisata di Jakarta.

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Sudjarno mengatakan, seluruh personel keamanan gabungan tersebut siap mengamankan Jakarta dan daerah sekitarnya dari ancaman bom dan terorisme. Untuk menjaga keamanan Jakarta selama Natal dan Tahun Baru 2012, Polda Metro Jaya pun menurutnya menggelar Operasi Lilin dari tanggal 23 Desember 2012 hingga 1 Januari 2013.

"Sejauh ini Jakarta relatif kondusif dan terkendali. Namun perkiraan ancaman yang mungkin timbul adalah ancaman bom. Itu masih menjadi atensi kami. Karena dua tahun lalu, ada ancaman bom di gereja Serpong. Sehingga kita harus meningkatkan kewaspadaan, terutama (terhadap) ancaman teroris," kata Sudjarno, dalam pertemuan Forkopimda DKI di Balai Kota DKI, Jakarta, hari ini.

Beberapa gangguan lain yang tetap harus diantisipasi, lanjut Sudjarno, adalah gangguan fisik, pesta narkoba, penyalahgunaan kembang api, kebut-kebutan, kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, serta perubahan cuaca yang ekstrim. Selain itu, di tempat-tempat rekreasi yang juga perlu diantisipasi misalnya seperti hipnotis dan anak hilang.

"Tetapi sejauh ini, dengan kerja sama seluruh stakeholder dan partisipasi masyarakat, Insya Allah semua bisa kita kelola keamanan Jakarta dengan baik. Insya Allah Jakarta aman selama Natal dan Tahun Baru," ujarnya pula.

Dalam Operasi Lilin 2013, Polda Metro Jaya disebut akan menyebar petugasnya di 102 pos pengamanan di seluruh wilayah DKI Jakarta dan 41 pos pengamanan di luar wilayah DKI Jakarta. Dengan rincian, di Jakbar ada 9 pos, Jaksel 22 pos, Jakpus 7 pos, Jaktim 13 pos, Jakut 3 pos, di wilayah Kepulauan Seribu ada 3 pos, serta sisanya ditempatkan di gereja-gereja yang membutuhkan prioritas.

Sementara itu, disebutkan bahwa setidaknya ada 1.680 gereja yang tersebar di wilayah Jabodetabek. Di antaranya yaitu di Jakbar ada 219 gereja, Jakpus 125 gereja, Jaktim 182 gereja, Jaksel ada 151 gereja, serta di kawasan Jakut ada 271 gereja.

Selain mengamankan gereja, Sudjarno menegaskan bahwa pihaknya juga akan memberikan pengamanan khusus pada enam obyek wisata favorit warga Jakarta. Pengamanan akan diperketat khususnya pada tanggal 1 Januari 2013, karena saat itu diperkirakan akan terjadi jumlah pengunjung yang membludak.

Keenam obyek wisata dimaksud adalah Monas yang akan diamankan sebanyak 466 personel, Taman Margasatwa Ragunan yang akan diamankan sebanyak 470 personel, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sebanyak 347 personel, Taman Impian Jaya Ancol (TIJA) sebanyak 577 personel, di kawasan Kota Tua sebanyak 337 personel, serta di Pulau Seribu sebanyak 110 personel.

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo pun meminta agar aparat keamanan tidak hanya fokus terhadap satu kegiatan saja. Sebab menurutnya, akan banyak kegiatan saat perayaan Natal dan Tahun Baru 2013. Kesiapan pun menurutnya tidak hanya perlu dilakukan dalam hal keamanan, tetapi juga kesehatan, kebersihan dan hiburan.

"Yang paling penting, kita jangan terlalu fokus pada satu acara yang ada, kemudian kegiatan lain lepas dari pandangan. Sementara dari sisi keamanan, selain kepolisian, dari TNI juga terus mengawal," tegasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon