KPK absen di rapat Timwas Century

Rabu, 26 Januari 2011 | 13:15 WIB
MM
B
Penulis: Maria Gabrielle/ Said Mashur | Editor: B1

Memilih menggelar rapat kerja internal KPK

Ketidakhadiran KPK dalam rapat kerja dengan tim pengawas Bank Century DPR  disesalkan. Apalagi dari tiga lembaga penegak hukum yang mendapatkan rekomendasi untuk mengusut kasus Bank Century, hanya KPK yang belum menemukan adanya tindak pidana.
 
Kepolisian sudah menemukan tindak pidana dan kejaksaan juga. (Hari) ini sebenarnya yang paling kami tunggu itu KPK," kata Pramono Anung, Wakil Ketua DPR yang memimpin rapat tim pengawas Century hari ini.
 
Timwas Century DPR hari ini mengundang KPK, Kepolisian, dan Kejaksaan Agung untuk membahas progres penemuan bukti, penyelidikan dan proses hukum terkait Bank Century. Namun KPK mengirimkan surat meminta penundaan rapat kerja tersebut. KPK tak mengirimkan satu pun wakilnya dalam rapat tersebut. "KPK meminta penundaan karena ada jadwal konsolidasi," tambah Anung.
 
Politisi Demokrat yang menjadi anggota Timwas Century, Achsanul Qosasi menyatakan kehadiran KPK memang memperlambat agenda kerja timwas. Namun, KPK bukanlah representasi pemerintah, sehingga tidak bisa dikatakan ketidakhadiran itu karena pemerintah tidak serius menangani Century.
 
"KPK itu lembaga independen bukan lembaga pemerintah. Kami mengapresiasi kinerja Kapolri dan timnya sudah menyelesaikan 12 berkas perkara dan sudah divonis (ke-12 perkara itu)," kata Achsanul.
 
Sementara itu, juru bicara KPK Johan Budi SP yang dikonfirmasikan mengenai absennya KPK dalam rapat kerja dengan Timwas Century mengatakan bahwa  KPK sudah memberitahukan secara resmi ketidakhadirannya itu. KPK, kata Johan, tengah melakukan raker internal. "Raker itu sudah direncanakan sejak lama," ujarnya melalui pesan singkat.
 
Johan enggan menginformasikan apakah rapat kerja internal tersebut juga membahas tentang Century atau kasus-kasus lainnya.  Dia hanya menegaskan bahwa surat pemberitahuan ke DPR sudah jauh hari dikirimkan. Namun Johan tidak merinci waktu pengirimannya. "Surat sudah dikirim kemarin-kemarin," kata dia.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon