Radar Bandara Adisutjipto Mati, Tiga Pesawat Dipandu Manual

Rabu, 26 Desember 2012 | 19:19 WIB
AJ
B
Penulis: Antara/ Liberty Jemadu | Editor: B1
Ilustrasi bandara
Ilustrasi bandara (JG Photo)
Akibat pemadaman listrik yang dilakukan PLN selama hampir satu jam
 
Padamnya aliran listrik di Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta, Rabu siang (26/12), mengakibatkan radar tidak dapat dioperasionalkan sehingga tiga penerbangan harus dipandu secara manual.

"Padamnya aliran listrik mengakibatkan radar tidak bisa dioperasikan. Terpaksa tiga pendaratan pesawat harus dipandu secara manual," kata Humas PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto Yogyakarta Faizal.

Menurut dia, matinya radar pesawat di Bandara Adisutjipto Yogyakarta ini terjadi akibat pemadaman listrik yang dilakukan PLN selama hampir satu jam mulai pukul 13.48 WIB hingga 14.35 WIB.

"Adanya pemadaman aliran listrik ini kami harus mengoperasionalkan generator set untuk mengganti pasokan listrik. Setengah jam kemudian radar bandara dapat kembali hidup berkat bantuan tenaga genset," katanya.

Ia mengatakan, akibat matinya radar tersebut tiga pesawat yang tengah mengudara terpaksa dipandu pendaratannya secara manual.

"ATC memandu secara manual agar pesawat dapat didaratkan dengan selamat," katanya.

Faizal mengatakan, matinya listrik di Bandara Adisutjipto seperti memang sering terjadi, terutama saat cuaca buruk.

"Namun untuk matinya radar udara memang baru pertama kali terjadi di bandara internasional ini," pungkas dia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon