Tahun Depan, PBSI Fokus Ke Empat Event
Jumat, 28 Desember 2012 | 12:24 WIB
Indonesia diminta realistis mengingat masih sulit untuk memperbaiki prestasi.
Tahun depan merupakan tahun pertama kepengurusan baru PBSI periode 2012-2016 di bawah pimpinan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan.
PBSI pun memfokuskan empat event besar sebagai patokan pencapaian prestasi bulutangkis Indonesia, yaitu All England, Piala Sudirman, Kejuaraan Dunia, dan SEA Games.
Target tersebut ditetapkan atas masukan dari Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Rexy Mainaky yang secara resmi mulai bertugas mengisi jabatannya.
"Setahun dua tahun ini pasti akan dihantam kiri kanan. Namun setahun ini adalah masa kita akan membenahi semunya tanpa mengesampingkan turnamen-turnamen besar," ujar Rexy kepada wartawan di pemusatan latihan nasional bulutangkis Cipayung, Jakarta, Jumat (28/12).
Dari empat turnamen tersebut, ujar Rexy, ganda campuran masih menjadi harapan utama Indonesia untuk merebut gelar di dua turnamen, yaitu All England dan Kejuaraan Dunia.
"Mixed doubles masih menjadi tumpuan. Realistis jika mereka yang jadi target," tambah Rexy.
Begitu pula di Piala Sudirman. Indonesia diminta realistis juga bahwa masih sulit untuk memperbaiki prestasi mengingat negara-negara lain seperti Cina masih mendominasi kejuaraan beregu campuran itu.
Sementara di SEA Games, Indonesia masih optimistis bisa menguasai perolehan medali.
Untuk fokus ke empat event tersebut, Gita yang juga hadir memastikan PBSI tidak akan lagi semena-mena memberangkatkan para pemainnya ke turnamen-turnamen lain.
"Bukan tidak mungkin mereka akan dikurung untuk latihan selama dua bulan. Misalnya di Piala Sudirman. Mungkin probabilitas untuk menang di bawah 50 persen. Tapi kan bisa ditingkatkan lewat persiapan hingga Mei," ungkap Gita.
Tahun depan merupakan tahun pertama kepengurusan baru PBSI periode 2012-2016 di bawah pimpinan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan.
PBSI pun memfokuskan empat event besar sebagai patokan pencapaian prestasi bulutangkis Indonesia, yaitu All England, Piala Sudirman, Kejuaraan Dunia, dan SEA Games.
Target tersebut ditetapkan atas masukan dari Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Rexy Mainaky yang secara resmi mulai bertugas mengisi jabatannya.
"Setahun dua tahun ini pasti akan dihantam kiri kanan. Namun setahun ini adalah masa kita akan membenahi semunya tanpa mengesampingkan turnamen-turnamen besar," ujar Rexy kepada wartawan di pemusatan latihan nasional bulutangkis Cipayung, Jakarta, Jumat (28/12).
Dari empat turnamen tersebut, ujar Rexy, ganda campuran masih menjadi harapan utama Indonesia untuk merebut gelar di dua turnamen, yaitu All England dan Kejuaraan Dunia.
"Mixed doubles masih menjadi tumpuan. Realistis jika mereka yang jadi target," tambah Rexy.
Begitu pula di Piala Sudirman. Indonesia diminta realistis juga bahwa masih sulit untuk memperbaiki prestasi mengingat negara-negara lain seperti Cina masih mendominasi kejuaraan beregu campuran itu.
Sementara di SEA Games, Indonesia masih optimistis bisa menguasai perolehan medali.
Untuk fokus ke empat event tersebut, Gita yang juga hadir memastikan PBSI tidak akan lagi semena-mena memberangkatkan para pemainnya ke turnamen-turnamen lain.
"Bukan tidak mungkin mereka akan dikurung untuk latihan selama dua bulan. Misalnya di Piala Sudirman. Mungkin probabilitas untuk menang di bawah 50 persen. Tapi kan bisa ditingkatkan lewat persiapan hingga Mei," ungkap Gita.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




